Kenali Prinsip Lari Cepat Hingga Macam-macam Nomor pada Cabang Atletik

Atletik memiliki berbagai macam cabang olahraga mulai dari jalan, lari, melompat hingga melempar.

Diterbitkan 23 September 2022, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Atletik adalah cabang olahraga yang terdiri dari berbagai macam kombinasi gerakan fisik olahraga. Pada dasarnya, olahraga atletik dibagi menjadi empat nomor cabang olahraga, mulai dari jalan, lari, lompat dan lempar.

Dalam cabang olahraga atletik, nomor lari jarak pendek akrab disebut sebagai lari cepat. Seorang pelari jarak pendek biasanya disebut dengan sprinter.

Lari jarak pendek menjadi salah satu nomor cabang atletik yang populer dari masa ke masa, sehingga dijadikan perlombaan dalam nomor cabang atletik.

Lintasan atau arena yang digunakan dalam perlombaan lari cepat dapat dilakukan di luar ruangan maupun dalam ruangan.

Lari cepat atau lari jarak pendek memiliki nomor lari yang disesuaikan berdasarkan arena yang digunakan. Pada nomor lari 100m, 200m dan 400m adalah jarak yang digunakan untuk luar ruangan atau outdoor. Sedangkan, untuk dalam ruangan atau indoor, meliputi nomor lari 50m, 60m, 200m, dan 400m.

Siapapun dapat melakukan perlombaan ini, baik putra maupun putri. Cabang atletik lari cepat dilakukan dengan cara seorang pelari harus berlari secepat-cepatnya dan tidak diperbolehkan keluar dari lintasan.

Prinsip lari cepat yaitu berlari pada ujung kaki. Dimana pada posisi ini, kaki dilangkahkan selebar dan secepat mungkin.

Pelari juga perlu memperhatikan posisi kaki bagian belakang, saat menolak dari tanah harus ditendang ke depan dan lurus.

Setelah mengetahui nomor cabang atletik lari jarak pendek atau lari cepat, kamu juga perlu mengetahui nomor cabang olahraga atletik lainnya. Simak penjelasannya di halaman berikut ini.

Nomor Cabang Olahraga Atletik Jalan

Pada cabang olahraga atletik jalan, hanya ada satu nomor yang dilombakan yaitu jalan cepat.

Jalan cepat menjadi kegiatan rutin yang dilakukan oleh manusia. Kegiatan ini biasanya akan dilakukan demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Namun, ada perbedaan antara jalan cepat yang biasa dilakukan, dengan jalan cepat pada nomor cabang olahraga atletik. Dalam nomor cabang atletk jalan cepat memiliki ketentuan termasuk lintasan yang digunakan.

Lintasan jalan cepat umumnya dilakukan di atas jalan raya ataupun di dalam stadion, dengan jarak maksimal mencapai 50 km.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Dilansir melalui Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas VII, manfaat jalan cepat diantaranya, jantung akan memompakan darah yang mengalir secara cepat ke semua organ tubuh. Dengan begitu kondisi badan akan lebih bugar dan sehat. Adapun gerak spesifik yang dilakukan saat jalan cepat yaitu gerak start, gerakan tungkai, tumpuan kaki, gerakan mengayunkan lengan, gerakan pinggul dan gerakan saat memasuki garis finish.

Halaman
Show All
Haya Aulia, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan