Sukses

Tendangan Geledek Asnawi Mangkualam Jadi Sorotan di Akun Medsos AFF: Penuh Gaya

Liputan6.com, Jakarta Timnas Indonesia menang telak 5-1 atas Laos di laga kedua Piala AFF 2020 di Stadion Bishan, Minggu kemarin (12/12/2021). Ini adalah kemenangan kedua skuad Garuda, setelah sebelumnya mereka kalahkan Kamboja 4-2.

Pada laga lawan Laos, lima gol kemenangan Timnas Indonesia dilesakkan Asnawi Mangkualam, Irfan Jaya, Witan Sulaeman, Ezra Walian, dan Evan Dimas ('84). Gol balasan Laos dicetak Kydavone Souvanny.

Penampilan anak asuh Shin Tae yong pada pertandingan kemarin banyak menuai pujian. Bukan itu, saja salah satu gol yang dibuat penggawa Indonesia Asnawi Mangkualam juga jadi sorotan, termasuk dari pihak AFF

Gol Asnawi Mangkualam dibuat dari tendangan penalti setelah pemain Laos Kydavone Souvanny menjegal Alfeandra Dewangga pada menit 23,

Asnawi dengan percaya diri maju sebagai eksekutoro. Tendangan keras mantan pemain PSM Makassar itu menghujam jala gawang Laos yang dikawal Keo Oudone Souvanasangso.

2 dari 4 halaman

Penuh Gaya

Dan, rupanya tendangan indah Asnawi sontak mendapat perhatian AFF yang ditunjukan lewat postingannya di media sosial.

"Tidak ada peluang (untuk melakukan penyelamatan) ketika penalti dilakukan seperti itu!" tulis AFF.

"Asnawi Mangkualam mencetak gol internasional pertamanya dengan penuh gaya," tambahnya.

Berdasrkan catatan di situs Transfermarkt, pemain Ansan Greeners FC ini tak pernah mengambil tendangan penalti dalam laga kompetitif.

3 dari 4 halaman

Assist

Selain mencetak gol pembuka, Asnawi juga kembali berkontribusi dalam terjadinya gol tim Merah Putih. Dia sukses membuat assist.

Pemain yang berkarier di Liga Korea itu berhasil mengirimkan umpan presisi yang mampu disambar oleh Irfan Jaya, sehingga menjadi gol.

4 dari 4 halaman

Puncak Klasemen

Sementara itu, kemenangan atas Laos mengangkat Indonesia ke posisi teratas klasemen sementara Grup B Piala AFF 2020.

Posisi kedua ditempati Vietnam usai menaklukkan Malaysia 3-0 di Stadion Bishan. Skuat Garuda untuk sementara menguasai puncak berkat keunggulan produktivitas