Sukses

Tottenham Ancam Pemecatan, Mourinho Punya Waktu 2 Pekan Lagi

Liputan6.com, Jakarta Manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho terancam bayang-bayang pemecatan menyusul performa anak asuhnya dalam beberapa hari terakhir. Klub Liga Inggris ini, bahkan dilaporkan sudah menyiapkan calon pengganti Mourinho.

Pelatih berjuluk The Special One ini, sekarang berada di bawah tekanan yang terus meningkat. Mourinho akan menghadapi 12 hari penting dengan pertandingan melawan Wolfsberger di Liga Europa, Burnley, Fulham dan Crystal Palace, yang kesemua laga itu dapat menentukan masa depannya.

Dilaporkan, Tottenham akan menjadikan bos RB Leipzig Julian Nagelsmann target utama jika mereka memutuskan untuk memecat Jose Mourinho.

Saat ini, mantan manajer Manchester United atau MU itu masih tetap bertahan dengan dukungan dari Daniel Levy.

2 dari 6 halaman

Poin Penting

Tottenham membuntuti West Ham dengan sembilan poin saat mereka mencari tempat empat besar. Ini adalah zona aman untuk lolos ke Liga Champions.

Tiga pertandingan berikutnya memberikan kesempatan bagi pasukan Mourinho untuk mendapatkan sembilan poin penting sebelum menghadapi rival berat Arsenal.

Mourinho memiliki final Piala Carabao melawan Manchester City. Tapi, gelar ini mungkin tidak menyelamatkannya jika dia gagal bersaing di kompetisi.

3 dari 6 halaman

Benahi Tim

Nagelsmann diperkirakan tidak bersedia meninggalkan RB Leipzig di pertengahan musim. Ini bisa memberi Mourinho lebih banyak waktu untuk membenah timnya.

Tottenham menderita lima kekalahan dalam enam pertandingan terakhir Liga Inggris. Hasil ini membuat mereka tergelincir dari klasemen sementara.

4 dari 6 halaman

Janji Menarik

Telegraph mengklaim Nagelsmann adalah orang yang akan dituju Spurs jika mereka akhirnya membuat keputusan untuk memecat Mourinho.

Nagelsmann akan menjadi janji yang menarik dan berbeda dengan Mourinho setelah dia menggantikan Mauricio Pochettino. "Menang adalah yang terpenting dan menang itu menghibur," katanya.

5 dari 6 halaman

Harus Berubah

"Saya tidak pernah ingin mengubah sepak bola ofensif dan menyerang karena saya menyukainya dan saya menyukainya ketika para penggemar memiliki waktu emosional di stadion.

"Jadi saya tidak akan mengubah ini. Tetapi jika ada saatnya saya tidak bisa menang seperti ini, maka saya harus berubah."

6 dari 6 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini