Analisis Jebloknya Barcelona Musim Ini, Bukan Sekadar Konflik di Ruang Ganti

Barcelona sedang menjadi sorotan karena ditengarai mengalami konflik internal sehingga berpengaruh terhadap prestasi tim. Apa penyebabnya?

Diterbitkan 04 Juli 2020, 19:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Barcelona - Barcelona sedang menjadi sorotan karena ditengarai mengalami konflik internal sehingga berpengaruh terhadap prestasi tim. Namun, mantan Presiden Barcelona, Sandro Rossel, mengatakan jebloknya prestasi Barcelona dipicu hal lain. 

Sandro Rosell menyebut Barcelona terus bermasalah dan kesulitan meraih prestasi di lapangan hijau karena fokusnya juga terbagi untuk mengurus cabang olahraga lain.

Beberapa musim belakangan ini Barcelona terus dilanda sejumlah masalah khususnya di luar lapangan. Contohnya adalah perseteruan antara Messi dengan CEO klub, Eric Abidal.

Barca juga kesulitan bisa bangkit di pentas Liga Champions. Mereka terakhir kali juara pada 2015.

Blaugrana sempat mencoba sekuat tenaga untuk bisa ke final lagi. Namun mereka malah dihadapkan pada kisah tragis kala jumpa AS Roma pada musim 2017-18 dan Liverpool pada 2018-19.

Musim ini masalah juga terus terjadi di Barcelona. Tampaknya ada kerenggangan hubungan antara Messi cs dengan pelatih Quique Setien.

Sandro Rosell adalah mantan presiden Barcelona dari periode 2012 hingga 2014. Ia mencoba membeberkan akar masalah yang selama ini membelit Blaugrana.

Menurutnya, Barca tidak bisa kompetitif karena mereka juga mengurus sejumlah tim lain di berbagai ajang olahraga. Alhasil mereka tak bisa fokus mengurus Lionel Messi dkk. Bahkan ia juga menyebut Yayasan Barcelona sebenarnya ikut menguras sumber daya klub.

"Sebagai sebuah entitas, kami harus berevolusi menuju model 'mas club'," kata Rosell kepada Sport, Jumat (3/7/2020). 

"Barcelona mengurus terlalu banyak hal. Anda harus duduk dan menganalisis secara mendalam jika Anda benar-benar membutuhkan bagian profesional, amatir, yayasan ..." terangnya.

"Jika tidak, kami akan kehilangan pegangan. Kami tidak dapat mengurus semuanya, dan segala sesuatu yang bukan sepak bola menyebabkan Barcelona kehilangan kapasitas kompetitif dengan klub-klub besar di Eropa, yang hanya mendedikasikan diri mereka untuk sepak bola," imbuh Rossel.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Langkah Drastis

Sandro Rosell memberikan saran bagaimana cara mengatasi semua persoalan tersebut. Ia mengatakan klub harus berani mengambi langkah drastis. Salah satunya dengan mengadakan referendum.

"Anda harus duduk, membahasnya, menjelaskannya dalam pertemuan dan, jika perlu mengadakan referendum. Seseorang harus berani melakukannya," tutur Rossel. 

"Saya tahu itu tidak nyaman. Yang mudah adalah menggunakan penghasutan murahan dan menyerang debat ini, tetapi itu harus dilakukan," tandas Rosell.

Saat ini Barcelona terancam kalah dari Real Madrid dalam perebutan gelar juara La Liga. Blaugana menghuni peringkat kedua klasemen dan tertinggal empat angka dari Los Blancos.

Sumber: Sport

Disadur dari: Bola.net (Penulis Dimas Adi Prasetya, published: 3/7/2020)

Klasemen Liga Spanyol

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Prediksi Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Demi Akhiri Paceklik Gelar

Yus Mei Sawitri, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Barcelona adalah salah satu klub besar dunia yang bermain di La Liga Spanyol
    FC Barcelona adalah klub sepak bola Spanyol yang dikenal dengan dominasinya di kompetisi domestik dan Eropa, serta memiliki sejarah panjang dalam pengembangan talenta muda dan strategi transfer yang dinamis.
    Barcelona
  • La Liga adalah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga merupakan sebuah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga
  • SportBites
  • Bola.com