5 Pemain yang Moncer Setelah Pindah Posisi: Dari Schweinsteiger Hingga Ronaldo

Bisa jadi, beberapa dari pesepak bola dengan talenta hebat gagal karena tidak bermain pada posisi yang seharusnya.

Diterbitkan 16 Juni 2020, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Turin - Pemain yang punya talenta istimewa banyak juga yang gagal jadi bintang besar. Ada berbagai faktor yang mungkin menjadi penyebabnya. 

Bisa jadi, beberapa dari mereka gagal karena tidak bermain pada posisi yang seharusnya. Para pemain muda kerap memilih posisi sesuai dengan idolanya, dan terus bertahan di sana.

Padahal terkadang mereka tidak memiliki bakat yang cukup untuk bermain pada posisi tersebut.

Kasus seperti ini tidak terjadi kepada mereka yang sedang menimba ilmu di akademi. Bahkan, beberapa pemain juga baru menyadari posisi terbaiknya saat sudah menembus pentas yang lebih profesional.

Benar kata banyak orang, meninggalkan zona nyaman ternyata besar kegunaannya.

Dilansir dari Planet Football, berikut ini lima pesepak bola yang bersinar di pentas sepak bola dunia setelah memutuskan berganti posisi.

1. Thierry Henry

Thierry Henry gagal menunjukkan kualitasnya sewaktu memperkuat Juventus, sehingga hanya bertahan selama satu musim di sana. Di klub raksasa Italia itu, ia dimainkan sebagai penyerang sayap.

Beruntung buat Henry, Arsene Wenger tahu dirinya tidak seharusnya dimainkan pada posisi tersebut. Lantas, ia memindahkan Henry ke posisi penyerang yang membuatnya menjadi seorang legenda di The Gunners.

"Pada satu waktu, saya ingin bertemu Wenger dan meminta untuk dikembalikan ke posisi yang lebih melebar. Lalu, saya berkata kepada diri sendiri bahwa saya harus bereaksi, saya tidak boleh gagal untuk kedua kalinya hanya beberapa bulan setelah mengalami hal negatif di Turin," ucap Henry.

 

2. Bastian Schweinsteiger

Final Piala Dunia 2014 menjadi salah satu panggung terbaik Bastian Schweinsteiger di pentas internasional. Ia sukses membuat fans Jerman melupakan Sami Khedira dan Toni Kroos yang mengalami kesulitan.

Schweinsteiger bertarung melawan para pemain Argentina yang menjadi lawan Jerman. Padahal, Schweinsteiger kala itu sedang bermain sebagai gelandang tengah yang bukan tempatnya sebenarnya.

Selama delapan tahun, Schweinsteiger menjalani kariernya sebagai gelandang yang bermain lebih melebar. Sementara, waktu masih di Bayern Munchen, sektor tengah sering diisi oleh Michael Ballack, Jens Jeremies, dan Owen Hargreaves.

 

3. Cristiano Ronaldo

Ronaldo tiba di Old Trafford sebagai seorang penyerang sayap. Ia sudah beroperasi di posisi tersebut saat masih memperkuat klub lamanya, Sporting Lisbon.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Namun, pada suatu waktu, Sir Alex Ferguson selaku pelatih Manchester United menaruhnya sebagai penyerang sentral. Sementara Carlos Tevez dan Wayne Rooney diposisikan lebih melebar untuk menunjang performa Ronaldo. Sekarang, Ronaldo dikenal sebagai salah satu penyerang terbaik di dunia. Ia membukukan total 450 gol dari 438 pertandingan di semua kompetisi bersama Real Madrid sebelum memutuskan pindah ke Juventus tahun 2018.  

Halaman
Show All
Yus Mei Sawitri, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan