Sukses

MU Dapat Kabar Baik Soal Pemain Incaran: Kai Havertz

Liputan6.com, Manchester - Manchester United (MU) boleh jadi mendapat angin segar dari salah satu pemain incarannya, Kai Havertz. Direktur Olahraga Bayer Leverkusen, Simon Rolfe mengakui pihaknya tidak menjamin pemain bintangnya itu bakal bertahan.

"Kami tidak tahu apa yang akan terjadi kepada Havertz. Kami tahu, semua tim hebat di Jerman dan Eropa mengincarnya dan dia punya kapasitas bermain di mana pun," kata Rolfe seperti dilansir Mirror.

Havertz tampil mengilap bersama Leverkusen musim ini. Dia mampu mencetak 11 gol dan lima assist dari 26 penampilan di Bundesliga musim ini.

Selain itu, pemain kelahiran Aachen, Jeman tersebut juga rajin membantu serangan. Buktinya, Havertz mampu melepaskan 46 sepakan ke gawang lawan dan menciptakan 13 umpan silang dari open play.

Havertz sendiri masih memiliki kontrak jangka panjang bersama Bayer Leverkusen. Dia terikat kontrak hingga 30 Juni 2022.

Nilai klausul jualnya pun mencapai 90 juta euro. Selain MU, Liverpool dan raksasa Jerman, Bayern Munchen disebut juga meminati Havertz.

Sementara itu, manajemen MU lewat CEO mereka, Ed Woodward dikabarkan sudah memberikan izin untuk merekrut Havertz. Menurut laporan The Sun, Woodward memberikan lampu hijau lantaran sang playmaker masuk kategori pemain yang dibutuhkan MU.

"Dia pemain fantastis dan bukan rahasia lagi, Munchen selalu mengincar talenta muda Jerman," kata Rolfe.

 

2 dari 3 halaman

Banyak Faktor

Kendati memfavoritkan Munchen, Rolfe menilai ada banyak faktor yang memengaruhi transfer Havertz. Oleh karena itu, Leverkusen tidak ingin terburu-buru bernegosiasi.

"Kami harus menunggu. Ada banyak faktor yang berpengaruh. Masa depannya belum diputuskan," kata Rolfe.

3 dari 3 halaman

Pemain Kelas Dunia

Sementara itu, sanjungan kepada Havertz datang dari legenda timnas Jerman, Rudi Voller. Ia menyebut, Havertz telah menjadi pemain kelas dunia.

"Itu tak mengubah fakta bahwa dia sudah menjadi pemain kelas dunia. Itu yang dia lakukan sebelumnya. Sekarang, ada lebih banyak perhatian kepadanya," ucap Voller.