Sukses

Tiru Barcelona, La Liga Spanyol Dorong Klub Segera Pangkas Gaji Pemain

Liputan6.com, Barcelona - Operator kompetisi La Liga Spanyol mendorong para klub untuk memangkas gaji pemain demi mengurangi beban finansial karena krisis yang diakibatkan pandemi virus corona Covid-19.

Mereka mendesak klub-klub untuk meniru apa yang dilakukan Barcelona dan Atletico Madrid, yang lebih dulu memotong gaji para pemain mereka, agar keuangan klub bisa sedikit lebih stabil.

Klub-klub La Liga Spanyol kehilangan pemasukan dari tiket pertandingan dan hak siar televisi, karena kompetisi dihentikan akibat pandemi corona Covid-19 yang belum bisa dikendalikan. Spanyol kini berstatus darurat pandemi.

Pemerintah Spanyol telah memberlakukan lockdown atau karantina wilayah sejak tiga pekan lalu. Banyak perusahaan di Spanyol mulai mengurangi gaji karyawan atau regulasi yang disebut ERTE, agar terhindar dari krisis ekonomi.

"Kami mendesak klub-klub menerapkan ERTE dalam langkah darurat yang ditempuh pemerintah untuk menghindari dan mengurangi dampak buruk Covid-19, supaya sektor ini dapat pulih saat krisis berakhir," bunyi pernyataan resmi yang dikeluarkan La Liga.

Sepak bola profesional ternyata mencakup 1,37 persen dari GDP (Produk Domestik Bruto) Spanyol dan Liga Spanyol bertanggung jawab terhadap sekitar 185 ribu tenaga kerja di sana.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Potong Gaji 70 Persen

Barcelona paling awal dalam memutuskan memotong gaji pemain demi memastikan bayaran para staf klub tetap terjamin. Blaugrana memangkas gaji pemain sebanyak 70 persen, walau sempat tidak disetujui pemain.

Atletico Madrid menyusul Barcelona dalam kebijakan pemangkasan gaji pemain dengan alasan serupa. Klub juga menyatakan bahwa jajaran pemain tim utama dan direksi menyalurkan donasi agar para pekerja tetap mendapat bayaran penuh.

3 dari 3 halaman

Italia dan Jerman

Di Liga Jerman dan Italia juga mengambil langkah sama perkara pemotongan gaji pemain mereka. Sementara Liga Inggris juga telah mengumumkan memangkas gaji pemain dan pelatih tim utama sebanyak 30 persen.