6 Pengkhianat Terkenal di El Clasico Barcelona Vs Real Madrid, Salah Satunya Mantan Pelatih Timnas Indonesia

Barcelona belum terkalahkan dalam enam laga El Clasico. Tercatat, Barcelona meraih empat kemenangan dan dua hasil imbang.

Diterbitkan 17 Desember 2019, 19:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Barcelona - El Clasico merupakan duel sengit antara Barcelona vs Real Madrid. Pada musim 2019/2020, laga El Clasico pertama bakal berlangsung di kandang Barcelona, Camp Nou, Rabu (18/12/2019) atau Kamis dini hari WIB.

Pertarungan Barcelona vs Real Madrid diprediksi bakal berjalan sengit dan penuh gengsi. Pasalnya, kedua tim saat ini berada di posisi teratas dalam klasemen La Liga dengan poin yang sama, 35. Hanya saja, Barcelona berada di puncak klasemen karena unggul selisih gol.

Kendati kekuatan mereka terlihat berimbang, Barcelona sedikit diuntungkan. Selain main di kandang sendiri, Los Blaugrana, sebutan Barcelona, belum terkalahkan dalam enam laga El Clasico.

Tercatat, Barcelona meraih empat kemenangan dan dua hasil imbang. Sedangkan Real Madrid terakhir kali menang di kandang Barcelona pada 14 Agustus 2017, ketika itu Los Blancos menang 3-1.

Dari sekian banyak pertarungan El Clasico, ada banyak pemain yang dicap sebagai pengkhianat di kubut Barcelona atau Real Madrid. Siapa saja mereka? Simak di halaman selanjutnya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Luis Milla

Luis Milla adalah salah satu pemain yang berani menyeberang langsung ke rival. Berstatus sebagai produk akademi Barcelona, Milla akhirnya memutuskan untuk menyeberang langsung ke Real Madrid pada 1990.

Pria merupakan mantan pelatih Timnas Indonesia ini berposisi sebagai gelandang bertahan. Ia lima tahun membela Barcelona dan tujuh tahun memperkuat Real Madrid.

Bersama Barcelona, Luis Milla memenangi satu gelar La Liga, satu trofi Copa del Rey, dan juara Piala Winners. Sementara dengan kostum Los Blancos, Milla dua kali mengangkat trofi La Liga, sekali Copa del Rey, dan satu kali Supercopa de Espana.

 

Luis Figo

Nama Figo mungkin menjadi nama paling tenar yang pernah membela kedua klub. Pasalnya, Figo sama-sama membela Barcelona dan Real Madrid selama lima tahun.

Figo merupakan pujaan di Camp Nou sejak bergabung tahun 1995. Dia menyumbangkan tujuh gelar dan sukses mencetak 45 gol dari 249 laga.

Namun, tiba-tiba Figo pindah ke Madrid tahun 2000, sekaligus menjadikannya pemain termahal di dunia saat itu. Figo pun menjadi sasaran fans Blaugrana ketika laga El Clasico berlangsung di Camp Nou. Ia dilempari koin, bola golf, hingga kepala babi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Cakrayuri Nuralam, Defri SaefullahTim Redaksi
Copy Link
Batalkan