Sukses

Persija Optimistis Jamu Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno

Jakarta - Persija Jakarta adalah salah satu dari enam klub yang harus menunda laga pekan ketujuh Shopee Liga 1 2019 hingga akhir Agustus. Otomatis tim Macan Kemayoran bakal langsung menjamu Persib Bandung pada pekan kedelapan yang rencananya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (10/7/2019), dan disiarkan Indosiar.

Persija seharusnya menghadapi PSM Makassar pada laga pekan ketujuh Shopee Liga 1 2019. Namun, karena perubahan jadwal yang juga disebabkan karena kedua tim masih bermain di leg kedua semifinal Piala Indonesia 2018 pada 6-7 Juli 2019, kedua tim pun akan mempersiapkan diri untuk laga pekan kedelapan usai menjalani leg kedua semifinal Piala Indonesia 2018.

Merujuk kepada jadwal, Persija akan langsung menghadapi Persib Bandung sepulangnya menghadapi Borneo FC di semifinal kedua Piala Indonesia 2018. Laga antara Persija kontra Persib digelar pada Rabu (10/7/2019). Magnet laga besar antara Persija dan Persib, yang juga memiliki rivalitas di level suporter, dipastikan akan mengundang puluhan ribu The Jakmania hadir langsung di stadion.

Manajemen Persija pun saat ini tengah berupaya agar pertandingan bisa digelar di SUGBK. CEO Persija, Ferry Paulus, mengungkapkan saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan pihak Polda Metro Jaya terkait perizinan menggelar pertandingan kontra Persib di SUGBK. Ferry pun menegaskan keyakinan laga tersebut bisa digelar di stadion utama yang terletak di pusat Kota Jakarta itu.

"Hari ini manajemen dipanggil oleh direktorat intel Polda Metro Jaya untuk berkomunikasi terkait persiapan dan mungkin juga perizinan. Kami siap menggemar pertandingan di SUGBK. Permohonan izin menggelar pertandingan sudah kami sampaikan kepada Polda Metro Jaya. Respons dari itu adalah hari ini kami diminta untuk berkomunikasi tadi," ujar Ferry Paulus di Kantor Persija, Kamis (13/7/2019)

Persija Jakarta terbilang sudah sangat lama tidak bermain di SUGBK untuk kompetisi domestik kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Macan Kemayoran terakhir kali menggunakan SUGBK pada 2014 untuk pertandingan kompetisi lokal. Ferry Paulus pun optimistis Persija akan segera kembali ke SUGBK.

"Kami optimistis. Kami maunya bermain di SUGBK. Kami belum memikirkan untuk menggelar pertandingan ini di luar Jakarta. Kami punya harapan dan keinginan untuk bisa diizinkan bermain di SUGBK,"tegas CEO Persija itu.

 

2 dari 2 halaman

Tanpa Suporter Tamu

Ferry Paulus juga memastikan bahwa pertandingan yang digelar di SUGBK hanya terbuka untuk The Jakmania dan pendukung Persija lainnya. CEO Persija itu mengaku ada permintaan khusus dari pihak kepolisian yang memberikan catatan mengenai kehadiran suporter tim tamu.

"Opsinya dengan penonton, tapi tidak dengan penonton dari Persib. Hal itu sudah menjadi komitmen terakhir setelah kejadian tahun lalu di Bandung. Pihak kepolisian pun meminta dan memberikan catatan terkait hal tersebut," ujar Ferry Paulus.

Meski sudah memastikan tak akan ada suporter Persib yang hadir di SUGBK pada 10 Agustus, Ferry Paulus berpesan agar The Jakmania bisa terus memberikan dukungan dengan cara-cara yang santun seperti yang sudah dilakukan dalam beberapa waktu terakhir.

"Bersyukur The Jakmania saat ini sudah jauh berubah meski militansinya tetap sama. Nyanyian rasis dan segala macam yang negatif sudah tidak ada. Harapannya itu semua tetap bisa dijaga oleh semua The Jakmania," ujar Ferry Paulus

"Tidak mudah memang mengelaborasikan semua keinginan yang positif, tapi kami dari Persija yakin dan optimistis bahwa setelah ada hukuman dan denda yang sudah pernah diterima Persija suporter pun mengambil pelajaran sehingga The Jakmania kini bisa menjaga ketertiban dengan baik," lanjut CEO Persija itu.

Sumber: Bola.com