Hari Ekonomi Kreatif Nasional 2026 Serentak Digelar di 7 Provinsi dan 17 Negara

Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional menggelar Hari Ekonomi Kreatif Nasional 2026 untuk meningkatkan dampak ekonomi kreatif.

Liputan6.com, Jakarta - Gekrafs menggelar Hekrafnas 2026 di tujuh provinsi dan 17 negara untuk memperluas dampak ekonomi kreatif, memperkuat UMKM, dan mempromosikan karya Indonesia.

Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) akan menyelenggarakan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) 2026 di Jakarta, tujuh provinsi di Indonesia, dan 17 negara. Rangkaian kegiatan ini bertujuan memperluas dampak ekonomi kreatif sekaligus memperkenalkan kekayaan dan karya Indonesia kepada pasar internasional.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) GEKRAFS, Temi Sumarlin, mengatakan perayaan tahun ini tidak hanya berpusat di Jakarta, tetapi juga melibatkan pelaku ekonomi kreatif di berbagai daerah dan perwakilan Gekrafs di luar negeri.

"Dan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Hari Ekonomi Kreatif Nasional yang hari ini, tentu kita ingin bukan hanya di Jakarta tapi bisa dirasakan dampaknya juga oleh teman-teman di daerah, sehingga kita punya Nusantara Creative Walk di tujuh daerah. Lalu juga ada 17 DPLN dengan perwakilan luar negeri yang kita libatkan dengan Indonesia Culinary Diplomacy,” ujar Temi dalam konferensi pers Hekrafnas 2026, Senin (19/10/2026).

Tujuh provinsi yang terlibat dalam perayaan ini adalah Sumatera Utara, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat (NTB), Maluku Utara, dan Papua Barat.

Adapun 17 negara yang menjadi lokasi kegiatan meliputi Rusia, Singapura, Malaysia, Jerman, Belanda, Kazakhstan, Azerbaijan, Uni Emirat Arab, Inggris, Amerika Serikat, Portugal, Arab Saudi, Belgia, Australia, Jepang, China, dan Turki.

 

Hekrafnas Dorong UMKM di Daerah

Ketua Komite Hekrafnas 2026, Aqila Rahmani, menjelaskan kegiatan di tujuh wilayah dirancang untuk memberikan dampak kepada masyarakat dengan mempertimbangkan karakteristik masing-masing daerah.

"Juga untuk yang kedua, Nusantara Creative Walk sendiri kenapa dilakukan di tujuh wilayah? Itu kita juga ingin memperkuat UMKM. Jadi berdampak kepada masyarakat, jadi hiduplah UMKM tersebut dengan diacarakan dengan tujuh wilayah dengan karakteristik masing-masing daerahnya,” ujar Aqila.

Aqila juga menjelaskan Papua Barat mendapat perhatian khusus melalui kegiatan amal dan aksi kemanusiaan. Selain itu, rangkaian Hekrafnas 2026 akan menghadirkan peluncuran maskot Gekrafs yang disebut Krafa-Krafi, serta melibatkan pemerintah, pelaku usaha, dan BUMN.

Melalui Nusantara Creative Walk, Gekrafs juga ingin membuka ruang bagi pelaku UMKM di daerah untuk memperkenalkan produk mereka. Salah satu kegiatan yang direncanakan adalah bazar UMKM agar perayaan tersebut memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat setempat.

 

 

Diplomasi Kuliner Kenalkan Kekayaan Indonesia ke Dunia

Selain kegiatan di dalam negeri, Gekrafs menggelar Indonesia Culinary Diplomacy di 17 negara untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia kepada masyarakat internasional.

Temi menjelaskan, promosi kuliner dapat menjadi cara untuk memperkenalkan identitas suatu negara. Ia mencontohkan Italia yang dikenal dengan pasta dan pizza, sementara Indonesia memiliki beragam kekayaan kuliner yang dapat diperkenalkan lebih luas.

Melalui kegiatan tersebut, Gekrafs berharap kuliner Indonesia semakin dikenal dan dapat membuka peluang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk menjangkau pasar internasional.

Puncak perayaan Hekrafnas 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 Oktober 2026 di Sampoerna Strategic Square, Jakarta, mulai pukul 13.00 hingga 18.00 WIB. Acara tersebut mengusung semangat “Rekacipta Nusantara” dengan motto “Berkarya, Berdaya, dan Berdampak”.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Gekrafs ingin mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, BUMN, dan pihak swasta untuk memperkuat kolaborasi serta memperluas peluang ekonomi bagi industri kreatif Indonesia.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6