Sukses

Perkuat Ekonomi Digital, Mekari Akuisisi Jojonomic

Mekari secara resmi mengumumkan akuisisi Jojonomic, pengembang solusi Officeless Operating System (OOS), pada Jumat, 21 Juni 2024.

Liputan6.com, Jakarta Mekari, perusahaan terkemuka dalam bidang software-as-a-service (SaaS) di Indonesia, secara resmi mengumumkan akuisisi Jojonomic, pengembang solusi Officeless Operating System (OOS), pada Jumat, 21 Juni 2024.

Akuisisi ini bertujuan untuk memperkuat digitalisasi bisnis di Indonesia, menyediakan solusi inovatif yang mendukung transformasi ekonomi digital yang berkelanjutan.

Solusi Digital Terpadu

Mekari dikenal dengan berbagai solusi bisnis yang mencakup manajemen sumber daya manusia (HR), penggajian, akuntansi, perpajakan, dan customer relationship management (CRM).

Sejak didirikan pada tahun 2015, Mekari telah melayani lebih dari 35.000 bisnis dan 1 juta profesional di Indonesia. Solusi Mekari dirancang untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional baik bagi UMKM maupun perusahaan besar.

Jojonomic dan Officeless Operating System

Jojonomic, yang juga didirikan pada tahun 2015, menyediakan platform teknologi tanpa kode dan kode rendah (no-code dan low-code), memungkinkan bisnis mengembangkan aplikasi sesuai kebutuhan dengan cepat dan mudah. Solusi Jojonomic telah digunakan oleh ratusan perusahaan besar di berbagai sektor seperti perbankan, logistik, manufaktur, dan energi.

Sinergi untuk Transformasi Digital

CEO Mekari, Suwandi Soh, menyatakan bahwa akuisisi ini didorong oleh misi bersama untuk mengakselerasi transformasi digital di berbagai bisnis dan meningkatkan kemampuan digital para profesional di Indonesia.

"Kami bangga mengumumkan akuisisi Jojonomic yang akan membawa manfaat besar bagi dunia usaha. Melalui akuisisi ini, kami dapat menggabungkan keunggulan kami dalam mengembangkan solusi terintegrasi berbasis awan yang memenuhi kebutuhan kompleks berbagai bisnis," ujar Suwandi, Senin (24/6/2024).

Dengan akuisisi ini, Mekari berencana untuk menawarkan kustomisasi dan integrasi lintas produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan bisnis, terutama perusahaan besar. Ini akan memungkinkan bisnis untuk memperluas pemanfaatan solusi digital dalam seluruh proses dan aktivitas operasional mereka.

Komitmen Jojonomic untuk Inovasi

CEO Jojonomic, Samiaji Adisasmito, menambahkan bahwa akuisisi ini akan memperluas akses bisnis ke Officeless Operating System, sebuah platform yang memungkinkan pembuatan aplikasi secara efisien tanpa memerlukan pengetahuan mendalam tentang pengembangan kode.

"Jojonomic berkomitmen untuk terus mengembangkan Officeless Operating System agar semua pengguna kami dan Mekari dapat memanfaatkan platform tersebut untuk meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan bisnis mereka," tambahnya.

Mekari dan Masa Depan Digital

Suwandi juga menekankan bahwa adopsi teknologi saat ini akan menjadi fondasi bagi penguasaan teknologi masa depan, khususnya dalam bidang kecerdasan buatan (AI).

"Kami mendorong bisnis di Indonesia untuk meningkatkan implementasi solusi digital di berbagai operasional bisnis karena adopsi teknologi saat ini akan menjadi dasar bagi pengembangan teknologi di masa depan," tutupnya.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Apa Pengertian Ekonomi Digital?

Ekonomi digital merujuk pada aktivitas ekonomi yang memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana utama. Ini mencakup berbagai kegiatan jual beli barang dan jasa, serta aktivitas ekonomi lainnya yang dilakukan secara online.

Transaksi keuangan, komunikasi, dan pengelolaan data juga menjadi bagian penting dalam ekonomi digital.

Ekonomi digital adalah fenomena yang terus berkembang dan mengubah cara kita berbisnis dan beraktivitas.

Dengan memanfaatkan potensinya secara optimal dan mengatasi tantangannya, ekonomi digital dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

3 dari 3 halaman

Apa Manfaat Ekonomi Digital?

Manfaat Ekonomi Digital:

  • Efisiensi: Ekonomi digital dapat meningkatkan efisiensi bisnis dengan mempermudah proses transaksi, mengurangi biaya operasional, dan memperluas jangkauan pasar.
  • Inovasi: Ekonomi digital mendorong inovasi dalam berbagai bidang, seperti teknologi finansial (fintech), e-commerce, dan layanan berbasis internet.
  • Peluang Baru: Ekonomi digital membuka peluang usaha baru dan lapangan kerja baru, terutama di bidang teknologi dan pemasaran digital.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini