Sukses

Libur Panjang Idul Adha 1445 H, Bagaimana Pasokan BBM dan LPG Pertamina?

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan bahwa kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG bagi masyarakat selama masa libur Iduladha 1445 H/2024 dalam kondisi aman. Bahkan, stok BBM dan LPG tetap mudah diperoleh masyarakat.

Liputan6.com, Jakarta Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan bahwa kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG bagi masyarakat selama masa libur Idul Adha 1445 H/2024 dalam kondisi aman. Bahkan, stok BBM dan LPG tetap mudah diperoleh masyarakat.

"Kami pastikan stok BBM dan LPG selama libur Idul Adha aman dan bisa didapatkan oleh seluruh masyarakat," kata Nicke dalam keterangannya di Jakarta, Senin (17/6).

Menimpali, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan menyampaikan bahwa Pertamina Patra Niaga telah melakukan penambahan pasokan BBM maupun LPG untuk kebutuhan Iduladha. 

"Penambahan penyaluran telah dilakukan bertahap selama Idul Adha sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," ungkap Riva.

Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Deny Djukardi menyampaikan bahwa hasil kunjungan bersama dengan Dewan Komisaris dan Direktur Utama Pertamina (Persero) serta Direksi Pertamina Patra Niaga menyimpulkan bahwa stok BBM dan LPG di wilayah Regional Jawa Bagian Barat dalam kondisi aman.

"Alhamdulillah dari pemantauan sejak pagi, kondisi stok BBM maupun LPG cukup, Integrated Terminal Jakarta siap mendistribusikan kebutuhan energi masyarakat dan layanan SPBU memuaskan," ungkap Deny.

Deny menambahkan bahwa kelancaran persiapan menghadapi Idul Adha berkat kerjasama dengan masyarakat. Dia berharap agar konsumen dapat terus menggunakan produk-produk berkualitas dari Pertamina.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Libur Idul Adha 2024, Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman

Menjelang libur Idul Adha 2024, Dewan Komisaris dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) melakukan kunjungan ke berbagai sarana dan fasilitas (sarfas) di wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk memastikan kelancaran pasokan energi.

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, mengawali kunjungan dengan memantau operasional Pertamina melalui digitalisasi teknologi dan pusat data di Pertamina Integrated Enterprise Data and Center Command (PIEDCC) Grha Pertamina.

“Dari pantauan kami, stok BBM dan LPG di seluruh Indonesia dalam kondisi aman. Kami berkomitmen untuk menjaga ketersediaan energi sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Adha dengan tenang,” ujar Nicke, Minggu (16/6/2024).Selanjutnya, Nicke bersama Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) mengunjungi Integrated Terminal Jakarta (ITM) Plumpang. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan stok dan infrastruktur energi dalam menghadapi lonjakan permintaan selama libur Iduladha.

“Terminal Jakarta ini sangat penting untuk pendistribusian energi nasional. Kami terus memastikan kesiapan operasional dan infrastruktur agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” jelas Komisaris Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri.

 

3 dari 3 halaman

Peran ITM Plumpang

ITM Plumpang merupakan bagian dari jaringan terminal yang terdiri dari Fuel Terminal Plumpang, Fuel Terminal Tanjung Priok, dan LPG Terminal Tanjung Priok. Ketiga terminal ini terintegrasi untuk memastikan kelancaran pendistribusian energi di wilayah Jawa bagian Barat yang melayani lebih dari 1.000 SPBU.

“Kami meninjau lokasi pengisian dan sistem digitalisasi yang memonitor semua aktivitas. Hal ini penting untuk menjaga transparansi dan mencegah penyimpangan,” tambah Simon.

Kunjungan dilanjutkan ke SPBU 31.143.01 di Jl Yos Sudarso, Sunter, Jakarta, dan Fuel Terminal Cikampek untuk melihat kesiapan dan distribusi pasokan BBM di wilayah Jawa Barat.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini