Sukses

Ada Kereta Cepat Whoosh, Kawasan Ini Cocok jadi Tujuan Investasi Properti

Kawasan Bandung Raya tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan tercepat untuk popularitas bulanan sektor perumahan.

 

Liputan6.com, Jakarta Kawasan Bandung Raya tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan tercepat untuk popularitas bulanan sektor perumahan. Flash Report Rumah123 Edisi januari 2024 melaporkan, pertumbuhan popularitas Bandung mencapai satu persen. Disusul Bekasi (0,5 persen), Depok (0,4 persen) dan Jakarta Timur (0,3 persen).

Permintaan hunian jual dan sewa di Bandung telah mengalami tren peningkatan sejak awal tahun 2023, terutama pada bulan Mei 2023 hingga bulan Agustus 2023.

Peningkatan itu tidak lepas dengan perkembangan infrastruktur yang kian tahun kian terbangun. Kehadiran moda transportasi Kereta Cepat Whoosh, pusat-puat pendidikan berstandar internasional, dan hadirnya pusat-pusat perbelanjaan baru di kawasan Padalarang menjadi magnet tersendiri bagi para pelaku bisnis properti untuk menanamkan modal.

Budi Harianto, salah satu warga Jakarta yang memilih berinvestasi dengan membeli hunian di Perumahan Royal Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

"Saya dan keluarga tinggal di Jakarta. Kami beli rumah di Royal Parahyangan ini karena aksesnya dekat dengan pintu Tol dan Stasiun Kereta Cepat. Jadi mudah dijangkau kalau dari Jakarta," ujar Budi di Padalarang.

Rumah bergaya Villa Tropis Modern ini menyuguhkan ruang santai berupa rooftop dengan pemandangan cekungan Bandung yang dikelilingi pegunungan.

"Lokasinya juga enak. Rumahnya berada di dataran tinggi, udaranya sejuk, pemandangannya juga bagus. Ketika pertama kali survey saya masuk dan naik ke rooftop dan wow pemandangannya masya Allah menenangkan hati," kata Budi.

Pemandangan yang asri dan udara yang sejuk seperti yang ditawarkan Royal Parahyangan ini menjadi daya tarik sendiri bagi warga Jakarta. Hunian yang diimpikan warga Jakarta bisa terwujud di tanah Priangan dengan akses yang mudah di jangkau.

"Harapannya dari pengembang tetap menjaga lingkungan di sini sehingga ke kitanya tetap aman nyaman kemudian juga bisa memberikan rumah yang berkualitas buat penghuninya," harapnya.

Bukan hanya Budi, Widyo warga Kota Bandung juga memilih Royal Parahyangan sebagai wadah investasi jangka panjang di sektor properti.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Pertumbuhan Ekonomi

Masifnya pertumbuhan ekonomi baik dilihat dari menjamurnya infrastruktur dan bertumbuhnya pusat-pusat pendidikan serta perbelanjaan di wilayah Padalarang menjadi nilai untuk berinvestasi.

"Daerahnya ini daerah bertumbuh. Kita melihat ke depannya untuk jangka panjang kawasan ini berkembang cepat," kata Widyo.

Sementara itu, Direktur Marketing Royal Parahyangan Urlim mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap Royal Parahyangan, hunian modern dengan desain menawan dan fasilitas lengkap di Bandung Barat, terbukti sangat tinggi. Buktinya, tahap 1 dan tahap 2 proyek ini telah terjual habis dalam waktu singkat.

"Melihat tingginya minat tersebut, Royal Parahyangan segera membuka tahap 3. Kesempatan ini terbuka bagi yang ingin memiliki hunian impian di tengah keindahan alam dan kemudahan akses di Bandung Barat," ucap Urlim.

 

3 dari 3 halaman

Konsep Rumah

Royal Parahyangan menawarkan konsep dan desain rumah yang tidak biasa. Jika rumah-rumah pada umumnya cenderung tertutup, Royal Parahyangan menawarkan konsep hemat energi.

"Rumah yang disuguhkan memiliki void agar ruangan lebih segar dan cerah. Memang kita menghadirkan konsep rumah yang bisa menghemat penggunaan listrik untuk penerangan atau AC," ungkap Urlim.

Urlim menjelaskan, Royal Parahyangan menjadi alternatif investasi properti yang menjanjikan. Sebab pertumbuhan kota mandiri dan infrastruktur di kawasan Padalarang dalam 1 dekade ke depan akan melaju lebih cepat dibandingkan kawasan lain.

"Nilai properti di Royal Parahyangan diprediksi akan terus meningkat, menjadikannya investasi yang menguntungkan untuk masa depan," tandasnya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.