Sukses

Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia 23 April, Peringati Pentingnya Karya dan Kreativitas

Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia diresmikan pada 1995, tetapi gagasan itu sudah dikemukakan sejak 1922.

Liputan6.com, Jakarta - Hari buku dan hak cipta sedunia atau dikenal sebagai Hari Buku Sedunia diperingati setiap 23 April. Peringatan ini diselenggarakan oleh the United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) untuk mempromosikan membaca, menerbitkan dan hak cipta.

Dikutip dari nationaltoday.com, Selasa (23/4/2024), Hari Buku Sedunia ini dirayakan untuk menghormati Miguel de Cervantes, seorang penulis terkenal Spanyol.

Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia diresmikan pada 1995, tetapi gagasan itu sudah dikemukakan sejak 1922. Penulis Vicente Clavel Andres mengembangkan Hari Buku Sedunia untuk memberikan penghormatan kepada penulis terkenal Miguel de Cervantes. Lantaran Cervantes lahir pada 7 Oktober, Hari Buku Sedunia diperingati pertama kali pada 7 Oktober 1926.

Namun, pada 1930, Raja Alfonso XIII dari Spanyol mengubah tanggal itu menjadi 23 April yang merupakan tanggal meninggalnya Cervantes. Di Catalonia, Spanyol, 23 April juga sangat populer karena peringatan hari raya Diada de Sant Jordi, santo pelindung Catalonia.

Secara kebetulan, peringatan kematian penulis William Shakespeare dan Inca Garcilaso de la Vega pada 23 April. Faktor-faktor ini juga jadi pertimbangan UNESCO untuk merayakan Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia pada 23 April, mulai 1995.

Tujuan dari peringatan Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia ini untuk mendorong dan mempromosikan membaca, menerbitkan serta memajukan perlindungan kekayaan intelektual melalui hak cipta.

Menurut situs UNESCO, ini adalah waktu untuk merayakan pentingnya membaca, mendorong pertumbuhan anak-anak sebagai pembaca dan mempromosikan kecintaan seumur hidup terhadap sastra. Adapun tema perayaan Hari Buku Sedunia 2024 adalah Read Your Way.

Kegiatan saat Hari Buku Sedunia

Ada beberapa kegiatan yang dapat dilakukan untuk merayakan Hari Buku Sedunia, apa sajakah itu?

-Pilih buku yang ingin dibaca dan punya makna bagi Anda

-Mengunjungi perpustakaan lokal dan eksplorasi buku-buku di perpustakaan tersebut

-Membuat klub buku dan pertemuan mengenai klub buku

-Donasikan buku ke sekolah dan badan amal

-Berbagi di media sosial mengenai penulis buku dan buku favorit Anda

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Mengenal Hak Cipta

Lalu apa itu hak cipta?

Mengutip laman www.dgip.go.id, secara umum, hak cipta merupakan salah satu bagian dari kekayaan intelektual yang memiliki ruang lingkup objek dilindungi paling luas. Hal ini karena mencakup ilmu pengetahuan, seni dan sastra yang di dalamnya mencakup pada program komputer.

Perkembangan ekonomi kreatif yang menjadi salah satu andalan Indonesia dan berbagai negara dan berkembang pesatnya teknologi informasi dan komunikasi mengharuskan adanya pembaruan Undang-Undang Hak Cipta, mengingat hak cipta menjadi basis terpenting dari ekonomi kreatif nasional.

Dengan Undang-Undang Hak Cipta yang memenuhi unsur perlindungan dan pengembangan ekonomi kreatif ini diharapkan kontribusi sektor hak cipta dan hak terkait bagi perekonomian negara lebih optimal.

Adapun hak cipta juga hak eksklusif pencipta yang timbul secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif setelah suatu ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata tanpa mengurangi pembatasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

3 dari 4 halaman

Masa Perlindungan Ciptaan

Apa saja ciptaan yang dapat dilindungi?

1.Buku, program komputer, pamflet, perwajahan (layout) karya tulis yang diterbitkan, dan semua hasil karya tulis lain;

2.Ceramah, kuliah, pidato, dan ciptaan lain yang sejenis dengan itu;

3.Alat peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan;

4.Lagu atau musik dengan atau tanpa teks;

5.Drama atau drama musikal, tari, koreografi, pewayangan, dan pantomim;

6.Seni rupa dalam segala bentuk seperti seni lukis, gambar, seni ukir, seni kaligrafi, seni pahat, seni patung, kolase, dan seni terapan;

7.Arsitektur;

8.Peta;

9.Seni Batik;

10.Fotografi;

11.Terjemahan, tafsir, saduran, bunga rampai, dan karya lain dari hasil pengalihwujudan.

 

Berapa masa perlindungan ciptaan?

1.Perlindungan Hak Cipta : Seumur Hidup Pencipta + 70 Tahun.

2.Program Komputer : 50 tahun Sejak pertama kali dipublikasikan.

3.Pelaku : 50 tahun sejak pertama kali dipertunjukkan.

4.Produser Rekaman : 50 tahun sejak Ciptaan difiksasikan.

5.Lembaga Penyiaran : 20 tahun sejak pertama kali disiarkan.

 

 

4 dari 4 halaman

Hari Buku Sedunia 2023, Jokowi: Buku Masih Jadi Sumber Utama Pengetahuan

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 23 April 2023 mengingatkan mengenai makna penting buku di Hari Buku Sedunia. Jokowi menuturkan bahwa kini gawai merupakan salah satu benda yang menyita perhatian di masa ini. Namun, kehadiran buku tetap tak terabaikan.

"Teknologi berkembang, aneka bentuk gawai kian menyita perhatian, dan digitalisasi semua aspek hampir tak terelakkan, tetapi buku tetap tak terabaikan," cuit Jokowi.

Ia juga mengatakan, hingga kini, buku masih relevan disebut sebagai salah satu sumber pengetahuan. Buku juga bisa jadi alat untuk menyampaikan ide ke generasi berikutnya.

"Buku masih menjadi sumber utama pengetahuan, yang menyimpan dan menyampaikan ide, nilai, dan budaya dari generasi ke generasi," kata Jokowi lewat akun Twitter-nya pada Minggu, 23 April 2023.

Permintaan Kebijakan untuk Mempermudah Akses Buku

Cuitan Jokowi itu kemudian mendapat banyak respons pengikutnya. Termasuk yang meminta Jokowi untuk membuat kebijakan memberikan subsidi harga buku.

"Pak, kebijakan buku murah dong Pak. Masa India bisa dapatkan hak cetak buku penerbit Eropa dan Amerika Utara harga sekian rupee doang, di kita buku impor masih ikut kurs negara asalnya... 😭😭😭," kata pemilik akun Matt.

Harapan serupa dilontarkan oleh pemilik akun lain yang berharap buku impor bisa lebih murah.

"Semoga buku impor bisa lebih murah, Buku2 dari penulis lokal baik fiksi atau nonfiksi dpet subsidi biar harga ga terlalu mahal. Ongkir buku untuk luar pulau disubsidi biar lebih murah," cuit salah satu pengguna.

Banyak juga warganet yang menceritakan pengalamannya dengan buku. Baik itu manfaat membaca buku yang bisa menentramkan maupun cerita sukses bisa menulis dan menerbitkan tulisan dalam bentuk buku.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.