Sukses

BTN Buka Peluang Naikkan Bunga KPR

Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo buka potensi atas kenaikan bunga pinjaman, termasuk bunga KPR (kredit pemilikan rumah).

Liputan6.com, Jakarta Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo buka potensi atas kenaikan bunga pinjaman, termasuk bunga KPR (kredit pemilikan rumah). Potensi itu dikemukakan seiring adanya peluang suku bunga acuan dan suku bunga pinjaman kembali mengalami kenaikan.

"Nanti kira-kira ada kemungkinan naik? Ada. Kapan? Ketika suku bunga simpanan ikut naik maka tentu kita sesuaikan," ujar Haru saat ditemui di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (6/9/2022).

Menurut perhitungannya, kenaikan bunga KPR memang mempertimbangkan banyak faktor, tidak hanya dari suku bunga acuan.

"Itu tentu, tapi dilihat juga dari cost overrun, dari persaingan, dan dari acuan. Jadi tiga hal ini kita tentu semuanya akan ikut," kata Haru.

Namun begitu, ia tak ingin terburu-buru menaikan bunga kredit dan bung KPR dalam waktu dekat. BTN masih menunggu hasil rapat dewan gubernur (RDG) Bank Indonesia selanjutnya.

"Kalau BTN belum (ada sinyal menaikan bunga KPR dan pinjaman). Kita lihat juga (situasi) di pasar," ungkap Haru.

Haru menyatakan, BTN masih harus terus melakukan keseimbangan antara pertumbuhan dan profitabilitas dalam menentukan kebijakan baru tersebut.

"Jadi enggak bisa hanya profitabilitas aja, tapi kita juga harus tumbuh. Sekarang kan kondisinya perbankan sudah bagus, tapi masih single digit," jelasnya.

"Nah, ketika nanti persaingan sudah semakin tinggi, tentu kita akan mengikuti. Misalnya dari simpanan, kemudian bank-bank lain sudah menaikkan," pungkas Haru.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

BTN Gandeng BSSN Tingkatkan Keamanan Transaksi Digital

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. atau BTN resmi menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk meningkatkan keamanan sistem dan transaksi digital di perseroan.

Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan perseroan telah membangun ekosistem pembiayaan perumahan dan transaksi keuangan berbasis digital mulai dari proses pendirian hingga perawatan hunian.

Dengan masifnya inovasi tersebut dan sejalan dengan pertumbuhan bisnis pembiayaan perumahan digital, tambah Haru, perlu peningkatan proteksi demi keamanan dan kenyamanan nasabah.

“Inovasi digital yang kami lakukan tentunya harus dilengkapi dengan proteksi maksimal. Kerja sama dengan BSSN ini menjadi wujud komitmen kami dalam memprioritaskan kenyamanan dan keamanan nasabah terutama dalam melakukan transaksi perbankan elektronik,” tutur Haru di sela penandatanganan Nota Kesepahaman antara Bank BTN dengan BSSN tentang Perlindungan Informasi dan Transaksi Elektronik di Menara BTN, Jakarta, Senin (5/9/2022).

Haru menjelaskan di tengah pertumbuhan layanan digital Bank BTN yang signifikan, perseroan juga telah memenuhi standar pengamanan informasi di tingkat internasional. Pemenuhan tersebut sejalan dengan ketentuan regulator terkait keamanan informasi di layanan digital.

Dalam kesempatan yang sama Kepala BSSN Letnan Jenderal TNI (Purn) Hinsa Siburian mengatakan BSSN dibentuk untuk menjaga keamanan siber secara efektif dan efisien dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta mewujudkan keamanan nasional.

“Kami mengapresiasi Bank BTN yang menjadikan keamanan transaksi digital sebagai prioritas. BSSN akan menjaga keamanan transaksi digital termasuk dari berbagai ancaman digital,” jelas Hinsa.

Sementara itu, hingga Maret 2022, Bank BTN mencatat jumlah transaksi nasabah melalui kanal mobile banking dan internet banking naik sebesar 51,59 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Kanal digital milik Bank BTN di bidang KPR yakni portal BTN Properti pun telah dikunjungi lebih dari 15 juta pengguna internet hingga Maret 2022. 

3 dari 3 halaman

Perkuat Teknologi, BTN Gandeng Google Cloud dan Multipolar Technology

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus melakukan inovasi layanan digital untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan memberikan kenyamanan kepada nasabah dalam bertransaksi.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Bank BTN sebagai bank dengan pangsa pasar KPR terbesar di Indonesia, secara resmi menjalin kemitraan dalam penerapan Teknologi Komputasi Cloud dengan Google Cloud Indonesia melalui partner lokalnya, PT Multipolar Technology Tbk (Multipolar Technology).

“Kemitraan ini telah berjalan sejak kuartal 1 tahun 2022, dalam rangka mempercepat transformasi dan pemutakhiran layanan digital untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” ujar Direktur IT & Digital Bank BTN Andi Nirwoto dalam acara penandatanganan kerja sama antara Bank BTN dengan Google Cloud Indonesia di Jakarta, Selasa (23/8).

Menurut Andi Nirwoto, teknologi cloud mampu memberikan keunggulan berupa keandalan teknologi digital pada perusahaan, yang pada akhirnya meningkatkan daya saing serta kemampuan memberikan layanan yang lebih baik kepada para pelanggan, khususnya dalam upaya menjaring generasi milenial.

“Kami memahami tidak hanya diperlukan tekad yang kuat dan kerja keras yang nyata, tetapi juga pentingnya kolaborasi dengan penyedia teknologi inovasi yang tepat sambil tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, agar BTN dapat selalu yang terdepan dalam menyediakan layanan modern dan inovasi digital yang terpercaya,” tuturnya.

Andi menambahkan, untuk mewujudkan cita-cita Bank BTN menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia di tahun 2025, Perseroan 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.