Sukses

Mau Hidup Kaya Raya di Usia 20 Tahun? Begini Nih Kiat dari Pakar

Jadi, jika di hati kecil Anda mungkin terbesit keinginan untuk bisa hidup lebih kaya bahkan ketika baru memasuki usia 20 tahun. Bagaimana merealisasikannya?

Liputan6.com, Jakarta Menginjak usia 20 tahunan itu menjadi awal dari kehidupan untuk Anda memulai kemandirian finansial. Bahkan di usia ini, Anda bisa jadi akan mendapatkan pekerjaan pertama dan mulai menaiki tangga karier.

Ketika Anda berpikir tentang "hidup lebih kaya" di usia 20 tahunan, Anda mungkin berpikir tentang mengendarai mobil mewah, berbelanja, atau berlibur.

Tetapi cara terbaik untuk benar- benar hidup lebih kaya selama fase hidup Anda ini adalah meletakkan dasar untuk tahun-tahun mendatang sehingga Anda siap ketika tiba saatnya untuk membeli rumah, memulai sebuah keluarga dan menikmati masa pension.

Jadi, jika di hati kecil Anda mungkin terbesit keinginan untuk bisa hidup lebih kaya bahkan ketika baru memasuki usia 20 tahun. Bagaimana merealisasikannya?

Inilah cara para ahli mengatakan untuk hidup lebih kaya di usia 20 tahunan seperti melansir laman Go Banking Rates, Kamis (25/8/2022).

Bangun Kebiasaan Finansial yang Baik

“Membangun kebiasaan finansial yang cerdas sangat penting, dan dapat membuat dampak besar selama kehidupan finansial Anda,” kata Wakil Presiden Strategi Nasihat Keuangan di Ameriprise Financial Marcy Keckler.

Dia menjelaskan, “Ini termasuk komitmen untuk melakukan pembayaran tepat waktu pada setiap hutang seperti pinjaman mahasiswa, sehingga Anda dapat membangun nilai kredit yang kuat. Penting juga untuk belajar hidup sesuai kemampuan Anda — hindari mengambil hutang kartu kredit untuk menutupi biaya gaya hidup yang tidak perlu.”

Siapkan Dana Darurat

Menabung dalam dana darurat harus menjadi prioritas keuangan utama bagi orang-orang berusia 20 tahunan.

“Ini adalah uang yang Anda sisihkan ketika hidup memberi Anda bola lengkung yang tidak terduga dan mesin pencuci piring tiba-tiba perlu diganti atau mobil membutuhkan perbaikan besar,” kata Presiden dan CEO Life Happens Faisa Stafford.

“Jangan merasa sedih jika Anda tidak memiliki tabungan sebanyak itu, atau tidak sama sekali — mulai saat Anda masih muda adalah cara terbaik untuk membangun jaring pengaman ini,” lanjutnya.

“Sementara aturan praktisnya adalah pengeluaran tiga hingga enam bulan, setiap dolar yang Anda sisihkan membantu,” lanjutnya.

“Saya bahkan merekomendasikan untuk memasukkan uang itu ke rekening terpisah dan terus membangunnya jika Anda membutuhkannya selama transisi kehidupan, seperti berpindah pekerjaan, pindah apartemen, lulus atau pindah ke kota baru.”

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Simpan Untuk Pensiun

Pensiun mungkin beberapa dekade lagi, tetapi jelas tidak terlalu dini untuk mulai menabung untuk itu.

“Pastikan Anda berkontribusi pada rencana 401(k) yang disponsori perusahaan jika ada yang ditawarkan,” kata Penasihat Keuangan Senior di Walsh & Nicholson Financial Group Brian Walsh, Jr. “Simpan sekarang karena Anda akan membutuhkannya dalam beberapa tahun!”

Mulai Berinvestasi

Anda juga dapat mempertimbangkan untuk membuka rekening investasi selain rekening pensiun.

“Semakin dini seseorang dapat mulai berinvestasi, semakin baik,” kata Keckler. Dia menjelaskan, orang-orang berusia 20-an memiliki waktu dan kekuatan penggabungan adalah keuntungan besar yang menyertainya.

Peracikan adalah kemampuan investasi untuk menghasilkan pendapatan yang pada gilirannya menghasilkan pendapatan mereka sendiri, dan dapat menghasilkan lebih banyak daripada jumlah yang sebenarnya Anda investasikan.

Robert R. Johnson sebagai Profesor Keuangan di Heider College of Business, Creighton University menyarankan dana indeks bagi yang baru ingin mulai berinvestasi.

“Orang-orang berusia 20-an harus mulai berinvestasi dalam dana indeks ekuitas yang terdiversifikasi dengan biaya rendah dan terus berinvestasi secara konsisten, apakah pasar naik, turun atau menyamping,” katanya.

 

Reporter: Aprilia Wahyu Melati

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.