Sukses

Garuda Indonesia Catat 140 Ribu Transaksi Pengiriman Barang di Platform KirimAja

Liputan6.com, Jakarta PT Garuda Indonesia Tbk meluncurkan fitur terbaru berupa layanan pick up (penjemputan barang) via aplikasi digital KirimAja. Sejak diluncurkan pada pertengahan tahun lalu, platform tersebut membukukan 140 ribu transaksi di sepanjang semester I 2021.

Jumlah tersebut naik dibandingkan catatan pengiriman barang melalui Kirimaja pada 2020 yang sebesar 89 ribu transaksi.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, layanan penjemputan barang ini akan dikembangkan ke lebih dari 46 kota di Indonesia hingga akhir 2021 ini.

Irfan menjelaskan, fitur pick up ini merupakan layanan penjemputan barang door to door, dimana dedicated service kurir KirimAja akan langsung melakukan penjemputan ke alamat pengirim. Kemudian dilanjutkan dengan proses pengiriman ke destinasi tujuan.

"Adapun pada tahap awal, fitur pick up ini akan difokuskan pada sejumlah wilayah penjemputan untuk area DKI Jakarta, Tangerang dan sekitarnya," kata Irfan, Rabu (22/9/2021).

Menurut dia, hadirnya fitur pick up ini tidak hanya menjadi komitmen jangka panjang untuk hadir menjadi pemain kunci dalam ekosistem sistem logistik nasional yang turut didukung jaringan penerbangan Garuda Indonesia Group.

"Namun kami harapkan juga dapat menjawab kebutuhan masyarakat atas alternatif solusi layanan pengiriman barang yang terpercaya, efisien, dan mudah. Khususnya di tengah kondisi pandemi serta adaptasi dengan era kenormalan baru," ujarnya.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Jangkau 4.000 Kecamatan

Dari segi pengembangan jaringan pengiriman barang, saat ini aplikasi KirimAja telah menjangkau lebih dari 4.000 kecamatan di seluruh wilayah Indonesia.

Irfan percaya, melalui upaya ekspansif pengembangan bisnis, Garuda Indonesia memproyeksikan jangkauan pengiriman barang dapat menghubungkan wilayah terluar.

"Dengan pertumbuhan transaksi yang sebagian besar didominasi sektor UMKM nasional, kami tentunya optimistis layanan pengiriman barang berbasis KirimAja ke depan dapat terus tumbuh bersama pelaku industri lokal," tutur dia.