Sukses

Menhub Budi Puas Usai Jajal Perdana Jalur KA Bandara Soetta

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjajal perdana jalur KA Bandara dari Stasiun Sudirman Baru, Jakarta hingga ke Stasiun Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada Kamis (23/11/2017).

Dalam perjalanannya menggunakan KA Inspeksi Wijaya Kusuma, Budi sempat berhenti di Stasiun Batu Ceper untuk meninjau kemajuan pembangunan prasarana kereta api. Setelah kurang lebih 30 menit, Budi kembali melanjutkan perjalanannya. Tiba di Stasiun Bandara Soetta, Budi Karya kembali memastikan kesiapan stasiun dalam melayani penumpang pada awal Desember 2017.

"Dari hasil inspeksi ini tadi, secara keseluruhan sudah bagus sekali, puas, hanya saja ada beberapa hal yang harus dilakukan pembenahan, tapi itu wajar dan tidak signifikan," kata Budi Karya di Stasiun KA Bandara Soetta, Kamis pekan ini.

Memang selama perjalanan, terutama setelah Stasiun Batu Ceper, KA Inspeksi yang digunakan Budi Karya hanya melaju dengan kecepatan 20-30 km/jam. Hal ini karena yang pertama kalinya jalur itu dilintasi kereta.

Di jalur itu juga, masih ada satu sisi rel yang belum tersambung dengan kurang lebih 1 km. Budi Karya Sumadi memastikan jalur itu akan tersambung pada 25 November 2017.

"Jadi nanti sudah sambung semua, ditambah di sini (Stasiun KA Bandara) akan langsung terkoneksi dengan people mover," ujar dia.

Sementara itu, di kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Railink selaku operator KA Bandara, Heru Kuswanto memastikan pembangunan KA Bandara ini sudah hampir mencapai 100 persen.

Apa yang dilakukan saat ini hanyalah melakukan penyambungan rel dan melengkapi sistem ticketing yang ada di masing-masing stasiun. "Kita sebenarnya sudah siap akhir November ini," tambah dia.

Tak puas dengan inspeksi jalur KA Bandara, Budi Karya juga mencoba keliling Bandara Soetta dengan skytrain. (Yas)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 2 halaman

Ini Stasiun Kereta Bandara Soetta

Sebelumnya Kementerian Perhubungan memastikan akan mulai mengoperasikan Kereta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada awal Desember 2017. Dengan begitu, maka perjalanan ke Bandara Soetta akan lebih cepat dan waktu tempuh mudah diperhitungkan.

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengaku kereta bandara ini akan menjadi pilihan bagi masyarakat untuk menghindari kemacetan menuju Bandara Soetta.

"Waktu tempuhnya hanya 55 menit, dan sampai di Stasiun Bandara Soetta itu juga terkoneksi dengan people mover, jadi moda transportasi memang harus saling terkoneksi seperti itu," kata Menhub di Stasiun Bandara Soetta, Kamis 23 November 2017.

Untuk tahap awal, kereta bandara ini akan beroperasi dari Stasiun Sudirman Baru dan hanya akan berhenti di Stasiun Bandara Soetta. Hal ini dikarenakan masih belum rampungnya beberapa stasiun pemberhentian lainnya.

Nantinya, KA Bandara ini akan berhenti di Stasiun Manggarai, Stasiun Sudirman Baru, Stasiun Duri, Stasiun Batu Ceper, dan Stasiun Bandara Soekarno-Hatta.

PT Railink sendiri sebenarnya sudah siap mengoperasikan kereta bandara tersebut pada akhir November. Namun rencananya akan dioperasikan perdana pada awal Desember 2017.

"Pengoperasian perdana ini tergantung jadwal Presiden nantinya, kita sesuaikan. Yang jelas selama satu bulan itu tiketnya Rp 30 ribu sebagai promo," ungkap dia.