Sukses

Lama Perjalanan 55 Menit, Ini Stasiun Kereta Bandara Soetta

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perhubungan memastikan akan mulai mengoperasikan Kereta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada awal Desember 2017. Dengan begitu, perjalanan ke Bandara Soetta akan lebih cepat dan waktu tempuh mudah diperhitungkan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku kereta bandara ini akan menjadi pilihan bagi masyarakat untuk menghindari kemacetan menuju Bandara Soetta.

"Waktu tempuhnya hanya 55 menit, dan sampai di Stasiun Bandara Soetta itu juga terkoneksi dengan people mover. Jadi moda transportasi memang harus saling terkoneksi seperti itu," kata Menhub di Stasiun Bandara Soetta, Kamis (23/11/2017).

Untuk tahap awal, kereta bandara ini akan beroperasi dari Stasiun Sudirman Baru dan hanya akan berhenti di Stasiun Bandara Soetta. Hal ini karena masih belum rampungnya beberapa stasiun pemberhentian lainnya.

Nantinya, KA Bandara ini akan berhenti di Stasiun Manggarai, Stasiun Sudirman Baru, Stasiun Duri, Stasiun Batu Ceper, dan Stasiun Bandara Soekarno-Hatta.

PT Railink sebenarnya sudah siap mengoperasikan kereta bandara tersebut pada akhir November. Namun rencananya akan dioperasikan perdana pada awal Desember 2017. "Pengoperasian perdana ini tergantung jadwal Presiden nantinya, kita sesuaikan. Yang jelas selama satu bulan itu tiketnya Rp 30 ribu sebagai promo," ungkap dia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 2 halaman

Tiket

PT Railink sebagai operator kereta bandara menyiapkan 10 trainset KA Bandara Soekarno-Hatta dengan kapasitas 33.000 penumpang setiap harinya.

Kereta bandara ini dilengkapi berbagai fasilitas yang ada di stasiun dan selama perjalanan. Satu trainset terdiri dari enam kereta yang mampu mengangkut 272 penumpang.

Untuk pemesanan tiket KA Bandara Soekarno-Hatta, pihaknya telah mengembangkan sistem sendiri dengan nama Airport Railways Ticketing System (ARTS).

Transaksi tiket dilakukan secara nontunai melalui aplikasi bergerak, internet booking, dan vending machine.