Sukses

Yuk, Kenali Perbedaan Transfer Uang Kliring, RTGS, dan Real Time

Liputan6.com, Jakarta - Ketika kamu melakukan transfer uang antar bank, rasanya terlihat mudah dan sederhana. Meski begitu,kadang prosesnya bisa memakan waktu yang cukup lama kalau salah pilih jenis transfer.

Sebagai contoh, saat kamu melakukan transaksi transfer antar bank via teller. Dugaanmu, pasti uang akan langsung terkirim ke rekening tujuan kan? Eits tunggu dulu ya. Apa dulu nih jenis transfer yang kamu pilih saat mengisi slip transfer di bank?

Ternyata, ada tiga jenis transaksi pengiriman uang yang perlu kamu ketahui. Dikutip dari Swara Tunaiku, ketiganya adalah transfer, kliring, serta RTGS. Jika kamu mencentang transfer pada slip, bisa saja nih uangmu akan lama sampainya!

Sebenarnya, selain transfer kamu juga bisa memanfaatkan beberapa jenis transaksi, seperi kliring dan RTGS. Jadi saat akan melakukan transaksi via mobile atau internet banking dan teller bank, ketiga cara ini bisa dipilih.

Namun, karena banyak yang kurang tahu akan kliring dan RTGS, jadi pilihannya jatuh pada transfer saja. Agar tak bingung lagi, yuk cari tahu perbedaan berbagai jenis transfer berikut ini:

Kliring atau Lalu Lintas Giro (LLG)

LLG  sangat berguna ketika kamu akan melakukan transfer antar bank. Baik dilakukan melalui mobile,internet banking serta teller bank. LGG sendiri adalah suatu mekanisme dalam pembayaran yang mewajibkan sebuah bank untuk melakukan proses kliring (clearing) terlebih dahulu. 

Atau lebih tepatnya, bank melakukan suatu tindakan pemeriksaan apakah saldo rekeningmu yang akan ditransfer benar-benar cukup atau tidak. Prosedur transfer LGG hingga dana sampai ke rekening penerima bisa memakan waktu yang cukup lama yaitu 2 hingga 3 hari kerja lho.

Mengapa prosesnya bisa memakan waktu yang lama? Penyebabnya adalah bank pengirim harus mengirim ke Bank Indonesia (BI). Barulah sesudahnya BI yang akan melakukan pengiriman ke bank penerima. Jadi uangmu tak bisa langsung dikirim tetapi harus melewati mekanisme bank to bank.

Penyebab lainnya adalah proses kliring ini akan dilakukan sesuai dengan jadwal masing masing bank sehingga kurang fleksibel untuk memprosesnya.Oleh karenanya, kamu mesti sabar ya jika mau memakai jenis transfer yang satu ini.

Namun, kelebihannya adalah biaya transfer lebih murah yaitu Rp 5.000 saja dan bisa untuk transfer hingga Rp 99.999.999 per hari.

Real Time Gross Settlement (RTGS)

Saat memilih RTGS, uang yang kamu transfer bisa langsung dikirimkan pada rekening tujuan lho. Namun, meski namanya adalah RTGS, uang tak akan sampai saat itu juga. Namun memerlukan waktu untuk proses pengecekan yang bisa memakan waktu 3 sampai 4 jam.

Jika beruntung uangmu bisa sampai ke rekening tujuan dengan waktu yang lebih cepat. Contohnya adalah kamu mentransfer uang pada pukul 15.00 atau jam tutup bank. Maka, uang transfer RTGS akan sampai pada keesokan harinya.

Ada lagi nih kondisi lain, seperti saat kamu transfer pada penghujung bulan seperti tanggal 30 atau 31. Maka uang yang kamu kirim bisa sampai ke rekening tujuan selang 1 hari kerja. Hal ini dipengaruhi oleh adalah tutup buku bank yang dilakukan setiap bulannya.

Ketika kamu akan melakukan transaksi bisnis dengan nilai yang besar, RTGS bisa jadi pilihan. Misalnya, saat kamu harus mengirim uang sebesar Rp100 juta, disarankan memakai RTGS saja. Dengan memakai jenis transaksi ini, kamu tak perlu repot-repot melakukan tarik tunai untuk transfer uang ke rekening lain.

Namun, dibandingkan dengan LLG, biaya transfer RTGS sedikit lebih mahal yaitu sebesar Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu untuk tiap kali bertransaksi.

Simak video pilihan di bawah ini:

2 dari 2 halaman

Real Time Online (RTO)

Saat kamu harus mengirim uang dalam waktu yang cepat, Real Time Online (RTO ) ini bisa jadi pilihan. Dari ketiga jenis transfer yang ada, RTO-lah yang membutuhkan waktu paling sedikit untuk mengirim dana yang kamu transfer. Dengan demikian, dana yang kamu kirim akan sampai saat itu juga lho.

Prosesnya pun cukup mudah, bisa dilakukan melalui mobile, internet banking, ataupun ATM. Kamu juga akan dimanjakan dengan biaya transfer yang terjangkau yaitu sebesar Rp 5.000 hingga Rp 7.500 sesuai dengan kebijakan masing-masing bank.

Dan satu lagi, kamu hanya bisa melakukan transaksi maksimal sebesar Rp 25 juta tiap harinya. Selain itu, jenis transaksi ini bisa lho digunakan untuk transaksi ke rekening bank yang tergabung pada jaringan ATM Bersama. Seperti BNI, BRI, Mandiri, Permata Bank, CIMB Niaga, dan lainnya. Bisa juga pada ATM Prima dan Cirrus.

Kini, kamu sudah tahu nih jenis-jenis transfer uang, terutama transfer antar bank. Karena masing-masing jenis transfer punya keunggulan dan kekurangan sendiri-sendiri, maka pilihlah sesuai dengan kebutuhan ya!

Loading
Artikel Selanjutnya
Menteri Jonan: Permukaan Tanah Jakarta Sudah Turun 40 Meter
Artikel Selanjutnya
Cuaca Hari Ini: Akhir Pekan, Jakarta Cerah Berawan, Bogor Hujan