Sukses

Simak Tips Sukses Mengajukan KPR

Liputan6.com, Jakarta - Memiliki rumah adalah impian setiap orang. Untuk memiliki rumah butuh biaya besar. Bisa saja mengandalkan tabungan untuk memiliki rumah namun membutuhkan waktu lama.

Karena itu, perlu juga bantuan dari bank lewat kredit pemilikan rumah (KPR) untuk memiliki rumah. Untuk mengajukan KPR ke bank memang ada sejumlah hal perlu diperhatikan.

Salah satunya mempersiapkan dokumen saat mengajukan KPR. Head of Transaction Banking and Home Loan PT Bank ANZ Indonesia Jacking Wijaya menuturkan, dokumen perlu disiapkan seperti dokumen identitas debitor antara lain KTP, kartu keluarga, akta cerai kalau sudah bercerai.

Kedua, dokumen berkaitan dengan penghasilan. Misalkan melampirkan slip gaji dan tabungan berjangka waktu 3-6 bulan. Bila Anda seorang pengusaha juga yang perlu disiapkan antara lain izin mendirikan perusahaan dan transaksi di perusahaan 3-6 bulan.

Ketiga, Jacking menambahkan, dokumen yang perlu disiapkan untuk mengajukan KPR seperti jaminan yang disampaikan kepada bank.

"Fotokopi sertifikat tanah, properti yang ingin dibeli, izin mendirikan bangunan kalau ada berkaitan dengan itu. Jadi cukup simpel untuk mengajukannya," tutur dia saat berbincang dengan Liputan6.com, seperti ditulis Jumat (8/4/2016).

Setelah menyiapkan dokumen, Jacking mengingatkan agar seseorang juga untuk memilih KPR yang baik. Hal perlu diperhatikan soal bunga. Suku bunga yang jadi perhatian soal penetapan suku bunga mengambang.

"Jadi kalau di bank-bank di Indonesia memberikan dua macam suku bunga. Suku bunga tetap berlaku 1-3 tahun pertama, sesudah suku bunga tetap ditetapkan suku bunga mengambang mulai berlaku tahun keempat hingga KPR berakhir kita," ujar dia.

Kemudian, perhatikan fitur KPR yang diajukan. Misalkan kalau sebagai karyawan apakah dapat mempercepat dan memperbesar pembayaran cicilan KPR. Hal itu mengingat karyawan juga mendapatkan bonus dan tunjangan hari raya (THR) yang sebagian dapat digunakan untuk mencicil KPR.

Jacking menuturkan, saat mengajukan KPR juga masyarakat perlu menjaga pembayaran kredit dengan baik. Karena bank juga melihat jejak rekam pembayaran kredit. "Maka kita jangan sampai telat bayar kartu kredit, pinjaman mobil dan rumah lain. Jadi silsilah kredit itu sangat penting," ujar dia.

Dia menambahkan, isi saldo tabungan juga menjadi perhatian bank saat mengajukan KPR. Saldo tabungan juga perlu ada di rekening minimal 3-6 bulan. (Ahm/Nrm)

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

BERANI BERUBAH: Gurihnya Rezeki Ketam isi