Liputan6.com, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima beberapa tamu negara delegasi Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika serta perayaan ke-50 Konferensi Asia Afrika yang masing-masing bakal digelar di Jakarta dan Bandung, Jawa Barat. Presiden Yudhoyono, Kamis (21/4) sekitar pukul 10.00 WIB, menerima kunjungan Presiden Republik Islam Pakistan Pervez Musharraf di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.
Namun, tak seperti yang sudah-sudah, kali ini Presiden Yudhoyono menyambut langsung tamu negara dengan turun dari tangga istana. Ini termasuk saat menerima Musharraf. "Untuk memberikan penghormatan kepada tamu negara," kata Presiden Yudhoyono. Dia mengatakan, tradisi ini akan diteruskan selama dirinya menjadi orang nomor satu di negeri ini.
Setelah bertemu Musharraf, Presiden Yudhoyono menerima Presiden Presidium Majelis Rakyat Tertinggi Republik Demokratik Rakyat Korea Kim Yong-nam. Dijadwalkan, hari ini, pendiri Partai Demokrat itu juga akan bertemu Presiden Zimbabwe Robert Mugabe, Presiden Republik Sudan Omar Hassan Ahmed al Bashir dan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra.
Menjelang peringatan setengah abad KAA, Kota Bandung terus berbenah di antaranya dengan menggelar operasi kebersihan di sepanjang jalan yang akan dilalui peserta perayaan konferensi. Aksi bersih jalan dilakukan warga dan unsur musyawarah pimpinan daerah setempat.
Wali Kota Bandung Dada Rosada mengatakan, kegiatan dilakukan spontan karena warga menginginkan Bandung bersih dan indah saat menjamu ratusan delegasi serta kepala negara peserta perayaan KAA. Menurut Dada, secara bergotong royong warga membersihkan jalan-jalan yang akan dilalui antara lain Jalan Asia Afrika dan Jalan Otto Iskandardinata.
Kelompok pemuda yang menamakan diri Laskar Merah, dini hari tadi, juga melakukan kirab dengan mengusung bendera merah putih raksasa. Mereka bergerak dari Monumen Perjuangan Rakyat Jabar di Jalan Dipati Ukur mengelilingi Lapangan Gasibu. Mereka mengatakan, atraksi sebagai wujud kecintaan terhadap bangsa menjelang peringatan KAA.
Sementara pengamanan di Ibu Kota juga tampak diperketat. Sejumlah aparat keamanan dengan senjata lengkap terlihat berjaga di sepanjang jalan protokol mulai dari Bandar Udara Soekarno-Hatta menuju Istana Negara dan lokasi KTT AA di Jakarta Convention Center.
Tak hanya di jalan, pengamanan ekstra juga dilakukan di jembatan-jembatan penyeberangan serta beberapa hotel tempat menginap anggota delegasi maupun tamu negara di kawasan Jalan Sudirman dan Senayan. Polisi dan TNI tampak di berbagai sudut hotel. Setiap tamu yang masuk dan keluar hotel diperiksa super ketat.(ICH/Tim Liputan 6 SCTV)
Namun, tak seperti yang sudah-sudah, kali ini Presiden Yudhoyono menyambut langsung tamu negara dengan turun dari tangga istana. Ini termasuk saat menerima Musharraf. "Untuk memberikan penghormatan kepada tamu negara," kata Presiden Yudhoyono. Dia mengatakan, tradisi ini akan diteruskan selama dirinya menjadi orang nomor satu di negeri ini.
Setelah bertemu Musharraf, Presiden Yudhoyono menerima Presiden Presidium Majelis Rakyat Tertinggi Republik Demokratik Rakyat Korea Kim Yong-nam. Dijadwalkan, hari ini, pendiri Partai Demokrat itu juga akan bertemu Presiden Zimbabwe Robert Mugabe, Presiden Republik Sudan Omar Hassan Ahmed al Bashir dan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra.
Menjelang peringatan setengah abad KAA, Kota Bandung terus berbenah di antaranya dengan menggelar operasi kebersihan di sepanjang jalan yang akan dilalui peserta perayaan konferensi. Aksi bersih jalan dilakukan warga dan unsur musyawarah pimpinan daerah setempat.
Wali Kota Bandung Dada Rosada mengatakan, kegiatan dilakukan spontan karena warga menginginkan Bandung bersih dan indah saat menjamu ratusan delegasi serta kepala negara peserta perayaan KAA. Menurut Dada, secara bergotong royong warga membersihkan jalan-jalan yang akan dilalui antara lain Jalan Asia Afrika dan Jalan Otto Iskandardinata.
Kelompok pemuda yang menamakan diri Laskar Merah, dini hari tadi, juga melakukan kirab dengan mengusung bendera merah putih raksasa. Mereka bergerak dari Monumen Perjuangan Rakyat Jabar di Jalan Dipati Ukur mengelilingi Lapangan Gasibu. Mereka mengatakan, atraksi sebagai wujud kecintaan terhadap bangsa menjelang peringatan KAA.
Sementara pengamanan di Ibu Kota juga tampak diperketat. Sejumlah aparat keamanan dengan senjata lengkap terlihat berjaga di sepanjang jalan protokol mulai dari Bandar Udara Soekarno-Hatta menuju Istana Negara dan lokasi KTT AA di Jakarta Convention Center.
Tak hanya di jalan, pengamanan ekstra juga dilakukan di jembatan-jembatan penyeberangan serta beberapa hotel tempat menginap anggota delegasi maupun tamu negara di kawasan Jalan Sudirman dan Senayan. Polisi dan TNI tampak di berbagai sudut hotel. Setiap tamu yang masuk dan keluar hotel diperiksa super ketat.(ICH/Tim Liputan 6 SCTV)