Konklaf Digelar Lusa

Pertemuan para kardinal untuk memilih paus baru akan digelar lusa. Masyarakat dapat melihat satu-satunya petunjuk telah terpilih atau belum paus baru dari cerobong asap di Kapel Sistine.

oleh Liputan6Diterbitkan 16 April 2005, 15:01 WIB
Liputan6.com, Vatikan: Konklaf para kardinal untuk menunjuk pengganti Sri Paus Yohanes Paulus II akan digelar lusa. Berbagai persiapan telah dilakukan termasuk pemancangan cerobong asap di Kapel Sistine, Sabtu (16/4) [baca: Persiapan Pemilihan Sri Paus Baru].

Prosesi konklaf para kardinal akan diawali misa pada jam sepuluh pagi waktu setempat. Misa tersebut diikuti seluruh kardinal yang akan mengikuti proses pemilihan paus. Sore harinya, 115 kardinal akan melakukan prosesi dan pengambilan sumpah untuk merahasiakan segala proses konklaf sebelum mereka melangkah memasuki Kapel Sistine.

Begitu pintu kapel ditutup, para kardinal tidak diperkenankan melakukan kontak dengan dunia luar. Satu-satunya cara memberitahukan adalah dengan cerobong asap. Cerobong asap memiliki peranan yang sangat penting. Cerobong ini adalah satu-satunya penunjuk bagi dunia luar. Konklaf telah memilih paus baru atau belum, dapat dilihat dari cerobong asap ini.

Kertas hasil pemungutan suara nantinya akan dibakar di perapian. Jika pada pemungutan suara itu belum berhasil memilih paus, yang keluar nanti asap hitam. Sebaliknya, bila paus baru sudah terpilih asap putih yang keluar dari cerobong yang diikuti gema dentang lonceng gereja.(YYT/Ijx)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya