Thailand dan Srilanka Mengumumkan Bahaya Tsunami

Warga di pesisir Pulau Phuket, termasuk lebih dari 3.000 wisatawan asing dianjurkan mengungsi ke daerah lebih tinggi. Gempa berkekuatan 8,2 skala Richter bisa menghasilkan energi besar.

oleh Liputan6Diterbitkan 29 Maret 2005, 09:14 WIB
Liputan6.com, Phuket: Gempa berkekuatan 8,2 pada skala Richter yang mengguncang pesisir Sumatra, malam tadi, membuat beberapa negara waspada. Mereka mengumumkan keadaan bahaya dan mengimbau warganya mengungsi ke daerah lebih tinggi [baca: Sumut Diguncang Gempa 8,2 Skala Richter].

Badan Meteorologi Thailand, misalnya, melaporkan pemerintah di enam provinsi termasuk wilayah Pulau Phuket segera mengevakuasi warganya. Di antara mereka yang dievakuasi ada 3.000 hingga 4.000 wisatawan mancanegara. Mereka kebanyakan sedang berlibur di Pantai Patong dan Kamala.

Demikian pula di Srilanka. Kantor Kepresidenan setempat langsung mengeluarkan pengumuman bahaya Tsunami. Presiden Candrika Kumaratungga yang tampil di televisi mengatakan kepada warganya agar tidak panik dan segera bergegas menuju daratan utama.

Stasiun televisi setempat juga mngumumkan agar penduduk di pesisir sepanjang dua kilometer segera menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi. Presiden Kumaratungga pun langsung menggelar rapat kabinet darurat di kediamannya guna membicarakan kemungkinan yang akan terjadi.

Pemerintah India pun mengeluarkan peringatan bahaya Tsunami serta memerintahkan warganya segera meninggalkan wilayah pantai. Bahaya Tsunami juga langsung diumumkan pemerintah daerah di negara bagian Tamil Nadu, Andhra Pradesh dan Kerala. Ketiganya adalah daerah terparah yang pernah dilanda Tsunami.

Pejabat di Pulau Andaman dan Nikobar melaporkan, sejauh ini belum ada tanda-tanda akan terjadi Tsunami. Tapi pemerintah setempat tetap mengeluarkan peringatan bahaya Tsunami.

Robert Cessaro dari Pusat Peringatan Bahaya Tsunami mengatakan, gempa berkekuatan 8,2 skala Richter kemungkinan bisa menghasilkan energi besar yang akan bergerak ke arah selatan. Berbeda dengan gempa 26 Desember 2004 yang energi perusaknya mengarah ke utara, kekautan gempa kali ini diperkirakan menuju Kepulauan Mauritius dan Kepulauan Rodriguez di Samudra Hindia.(ICH/Rcm)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya