Liputan6.com, Florida: Teleskop antariksa Spitzer milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), belum lama ini, menangkap cahaya infra merah dari dua planet baru seukuran Jupiter. Penelitian menunjukkan cahaya infra merah itu terdiri dari gas panas yang suhunya mencapai 700 derajat Celsius. Cahaya infra merah adalah petunjuk penting untuk mengetahui berbagai karakteristik sebuah obyek antariksa.
Salah satu planet yang disebut dengan nama Osiris mengitari sebuah bintang yang terletak 153 tahun cahaya dari Bumi di Konstelasi Pegasus. Planet lainnya, TRes-1 mengitari sebuah bintang yang terletak 489 tahun cahaya di Konstelasi Lyra.
NASA juga menemukan kedua planet itu mengitari bintang mereka dalam waktu kurang dari empat hari dengan jarak kurang dari 6,4 juta kilometer. Jauh lebih cepat dari Bumi yang memerlukan rata-rata 365 hari untuk sekali orbit pada jarak 149,7 juta kilometer dari matahari.(TOZ/Pin)
Salah satu planet yang disebut dengan nama Osiris mengitari sebuah bintang yang terletak 153 tahun cahaya dari Bumi di Konstelasi Pegasus. Planet lainnya, TRes-1 mengitari sebuah bintang yang terletak 489 tahun cahaya di Konstelasi Lyra.
NASA juga menemukan kedua planet itu mengitari bintang mereka dalam waktu kurang dari empat hari dengan jarak kurang dari 6,4 juta kilometer. Jauh lebih cepat dari Bumi yang memerlukan rata-rata 365 hari untuk sekali orbit pada jarak 149,7 juta kilometer dari matahari.(TOZ/Pin)