Liputan6.com, Jakarta: Fikri Syaukani, reporter Radio Elshinta diancam tembakan oleh polisi di kawasan Gelanggang Remaja Bulungan, Jakarta Selatan, Jumat (4/3) sekitar pukul 01.00 WIB. Insiden terjadi karena polisi yang berpakaian preman tersebut tersinggung atas perkataan Fikri.
Kejadian berawal dari diserempetnya sepeda motor Fikri oleh mobil yang di dalamnya terdapat Miswarwanto, personel Brigade Mobil Kedung Halang Bogor, Jawa Barat. Karena kesal, Fikri menghentikan mobil dengan memukul kaca depan kendaraan itu. Sang polisi dan Fikri kemudian terlibat adu mulut. Mismarwanto pun tersinggung dan mengeluarkan pistolnya.
Merasa terancam, reporter radio ini kemudian memilih untuk kabur. Saat itulah, Mismarwanto menembakkan pistolnya. Dalam keadaan masih shock, Fikri lantas melaporkan kejadian tersebut kepada Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan.(JUM/Radityo Wicaksosno dan Wisnu Murti)
Kejadian berawal dari diserempetnya sepeda motor Fikri oleh mobil yang di dalamnya terdapat Miswarwanto, personel Brigade Mobil Kedung Halang Bogor, Jawa Barat. Karena kesal, Fikri menghentikan mobil dengan memukul kaca depan kendaraan itu. Sang polisi dan Fikri kemudian terlibat adu mulut. Mismarwanto pun tersinggung dan mengeluarkan pistolnya.
Merasa terancam, reporter radio ini kemudian memilih untuk kabur. Saat itulah, Mismarwanto menembakkan pistolnya. Dalam keadaan masih shock, Fikri lantas melaporkan kejadian tersebut kepada Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan.(JUM/Radityo Wicaksosno dan Wisnu Murti)