Grebeg Suran di Kaki Gunung Slamet

Ribuan warga dari 30 desa di Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas, Jateng, mengikuti tradisi Grebeg Suran. Masyarakat di kaki Gunung Slamet menggelar Grebeg Suran sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan.

oleh Liputan6Diterbitkan 01 Maret 2005, 14:05 WIB
Liputan6.com, Banyumas: Ribuan warga Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang tinggal di kawasan kaki Gunung Slamet menggelar ritual Grebeg Suran, baru-baru ini. Ritual digelar sebagai perwujudan rasa syukur kepada Tuhan karena telah memberi rezeki dan hasil bumi yang melimpah.

Ritual Grebeg Suran yang diadakan setiap Suro ini diikuti sedikitnya 4.000 warga yang datang dari 30 desa di seluruh wilayah di kawasan kaki Gunung Slamet. Prosesi ritual diawali dengan arak-arakan yang mengusung berbagai hasil bumi menuju kaki Gunung Slamet sejauh tiga kilometer. Selain mengarak tumpeng, warga menyembelih seekor kambing yang sebelumnya diarak dan diikutkan dalam ritual.

Seluruh sesaji yang dibawa warga kemudian didoakan sesepuh desa setempat. Doa dipanjatkan sebagai rasa syukur kepada Tuhan karena telah memberi rezeki yang melimpah. Selain itu, warga berdoa agar selalu diberi keselamatan dan rezeki. Ritual diakhiri dengan rebutan sesaji yang telah didoakan, oleh ribuan warga. Masyarakat di kaki Gunung Slamet percaya dengan mendapatkan berbagai barang hasil bumi yang terdapat dalam ritual Grebeg Suran bakal mendapatkan kemakmuran dari Sang Pencipta Alam Semesta.(DNP/Mardianto dan Heri Susanto)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya