Liputan6.com, Jakarta: Setelah sempat ditutup selama tiga bulan akibat perselisihan dengan sekitar 500 karyawannya, akhirnya Hotel Shangri-La beroperasi kembali, Sabtu (17/3) pagi. Kendati demikian, sebanyak 150 petugas Kepolisian tetap disiagakan di hotel yang berada di kawasan Jakarta Pusat itu untuk mengantisipasi segala kemungkinan. Menurut Senior Manajer Hotel Shangri-La Wastu Widianto, kegiatan operasional hotel sempat terhenti sejak 22 Desember 2000. Sebab, sebagian besar karyawan hotel melakukan aksi mogok kerja untuk menuntut pengadaan dana pensiun dan penyamarataan uang servis. Akibat dari tuntutan tadi, manajemen hotel terpaksa memberhentikan mereka. Wastu menegaskan, karyawan yang menggelar aksi dianggap telah melakukan pelanggaran berat terhadap kesepakatan kerja yang telah disetujui bersama. Untuk itu, manajemen Shangri-La telah menyiapkan 330 karyawan baru. Sementara itu, Tim Advokasi Pekerja Shangri-La memprotes pengoperasian hotel tersebut. Menurut Tim Advokasi, kasus antara karyawan dan pengelola Shangri-La belum sepenuhnya kelar.(ICH/Chadijah Matsura dan Andi Azril)
Advertisement