Liputan6.com, Medan: Komando Daerah Militer I Bukit Barisan siap menerjunkan pasukan khusus antigerilya untuk menghadapi separatis Gerakan Aceh Merdeka. Namun, mengenai kepastian pengiriman pasukan tersebut masih menunggu keputusan operasi terbatas dari pemerintah pusat dan DPR. Kesiapan tersebut dikemukakan Kepala Staf Kodam I Bukit Barisan Brigadir Jenderal TNI Asril Tanjung seusai menghadiri upacara hari jadi ke-51 Batalyon Zeni Tempur I Medan, Kamis (15/3).
Secara teknis, menurut Asril, pasukan antigerilya sudah siap diterjunkan. Pasukan itu, lanjut Asril, akan menghindari korban dari rakyat sipil. Karena itu pula, anggota pasukan dibekali pengetahuan seputar hak asasi manusia. Sedangkan, jumlah pasukan yang siap diterjunkan sebanyak 12 kompi dari 12 batalyon infantri di jajaran Kodam I Bukit Barisan.(YYT/Panogari Pangabean dan Amal Rambe)
Secara teknis, menurut Asril, pasukan antigerilya sudah siap diterjunkan. Pasukan itu, lanjut Asril, akan menghindari korban dari rakyat sipil. Karena itu pula, anggota pasukan dibekali pengetahuan seputar hak asasi manusia. Sedangkan, jumlah pasukan yang siap diterjunkan sebanyak 12 kompi dari 12 batalyon infantri di jajaran Kodam I Bukit Barisan.(YYT/Panogari Pangabean dan Amal Rambe)