Liputan6.com, Bengkalis: Kebakaran hutan akasia milik PT Mapala Rabda di kawasan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Riau, tak terkendali. Hingga Ahad (6/2), api telah menghanguskan lahan seluas sekitar 3.000 hektare. Si jago merah bahkan sudah menjalar ke hutan rakyat Bukit Batu. Kebakaran hutan ini juga memperparah kabut asap di Riau Daratan dalam sepekan terakhir.
Meluasnya kebakaran ini disebabkan tiupan angin dan terbakarnya lahan gambut. Upaya 500 personel pemadam kebakaran untuk memblokade kobaran api dengan membuat parit tak membuahkan hasil. Bahkan, dua helikopter yang didatangkan juga tak bisa berbuat banyak [baca: Kebakaran Hutan di Riau Belum Padam]. Seorang anggota pemadam kebakaran dari PT Indah Kiat (induk perusahaan PT Mapala Rabda) menuturkan setidaknya perlu waktu sepekan lebih untuk mengisolasi titik api yang terus bertambah.
Peristiwa kebakaran ini sudah dilaporkan ke kepolisian setempat. Dari penyelidikan sementara, polisi menduga kebakaran diakibatkan penebang liar yang membuka jalan dengan cara membakar.(TOZ/Yusril Ardanis)
Meluasnya kebakaran ini disebabkan tiupan angin dan terbakarnya lahan gambut. Upaya 500 personel pemadam kebakaran untuk memblokade kobaran api dengan membuat parit tak membuahkan hasil. Bahkan, dua helikopter yang didatangkan juga tak bisa berbuat banyak [baca: Kebakaran Hutan di Riau Belum Padam]. Seorang anggota pemadam kebakaran dari PT Indah Kiat (induk perusahaan PT Mapala Rabda) menuturkan setidaknya perlu waktu sepekan lebih untuk mengisolasi titik api yang terus bertambah.
Peristiwa kebakaran ini sudah dilaporkan ke kepolisian setempat. Dari penyelidikan sementara, polisi menduga kebakaran diakibatkan penebang liar yang membuka jalan dengan cara membakar.(TOZ/Yusril Ardanis)