Usia 80 Tahun Pram Diperingati di TIM

Sastrawan kiri Pramoedya Ananta Toer merayakan syukuran usianya yang sudah 80 tahun di Taman Ismail Marzuki, Cikini Jakpus. Pram yang pernah dibuang ke Pulau Buru beberapa kali dicalonkan sebagai peraih Nobel.

oleh Liputan6Diterbitkan 07 Februari 2005, 08:37 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Sastrawan Pramoedya Ananta Toer memperingati usianya yang sudah menginjak 80 tahun di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Ahad (6/2) malam. Dalam ulang tahun yang dimeriahkan pembacaan Puisi untuk Blora oleh cerpenis Eka Budianta ini dihadiri sejumlah undangan termasuk para seniman. Di antara mereka adalah pengusaha Bob Sadino, Titiek Puspa, Putu Wijaya dan Cornelia Agatha.

Selain mendapat hadiah puisi, Pram juga mendapat dua buku. Buku pertama karya Apsanti Djoko Sujatno, dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (Fakultas Sastra) Universitas Indonesia, berjudul Katrologi Bumi Manusia dan buku kedua berjudul Mendengar Pramoedya karya Eka Budianta.

Menurut Putu Wijaya, pelarangan buku dan karya sastra milik Pramoedya pada era Orde Baru menjadikan nama sastrawan kiri ini semakin besar. Namun kekuatan sastrawan yang beberapa kali menjadi kandidat peraih Nobel ini bukan karena pencekalan buku karangannya berjudul Bumi Manusia. Putu Wijaya memandang, kandungan fakta-fakta seputar pergolakan politik dan budaya pada era transisi Orde Lama dan Orde Baru menjadi faktor yang dianggap memicu pembredelan buku tersebut.(YYT/Frans Ambudi dan Agung Nugroho)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya