Liputan6.com, Moskow: Perdagangan saham perusahaan minyak Yukos di bursa saham Moskow, Rusia, baru-baru ini, dihentikan selama satu jam. Juru bicara otoritas bursa saham Moskow Vadim Egorov mengatakan, penghentian sementara untuk meredam gejolak pasar karena harga saham Yukos anjlok lebih dari 10 persen dibanding harga pembukaan perdagangan.
Dalam lelang Ahad silam, salah satu anak perusahaan Yukos, Yuganskneftegaz, yang menguasai 11 persen bisnis minyak Rusia, dibeli Baikal Finance Group seharga US$ 9,3 miliar. Para analis yakin, pembeli Yuganskneftegaz sebenarnya adalah perusahaan gas milik pemerintah Rusia, Gazprom.
Semula Gazprom diperkirakan akan ikut lelang. Namun, batal setelah pengadilan kepailitan di Texas, Amerika Serikat, melarang pelelangan meski pemerintah Rusia akhirnya tetap melelang Yuganskneftegaz [baca: Yukos Dibeli Perusahaan Tidak Terkenal].
Pelelangan Yuganskneftegaz adalah puncak krisis selama 18 bulan seputar masalah hukum dan pajak yang membelit Yukos dan pemiliknya, Mikhail Khodorkovsky, yang kini ditahan. Kendati pemerintah Rusia menegaskan kasus Yukos semata-mata masalah pemberantasan korupsi, para analis menduga Kremlin sedang berusaha mengambil alih Yukos.(ZAQ/Rcm)
Dalam lelang Ahad silam, salah satu anak perusahaan Yukos, Yuganskneftegaz, yang menguasai 11 persen bisnis minyak Rusia, dibeli Baikal Finance Group seharga US$ 9,3 miliar. Para analis yakin, pembeli Yuganskneftegaz sebenarnya adalah perusahaan gas milik pemerintah Rusia, Gazprom.
Semula Gazprom diperkirakan akan ikut lelang. Namun, batal setelah pengadilan kepailitan di Texas, Amerika Serikat, melarang pelelangan meski pemerintah Rusia akhirnya tetap melelang Yuganskneftegaz [baca: Yukos Dibeli Perusahaan Tidak Terkenal].
Pelelangan Yuganskneftegaz adalah puncak krisis selama 18 bulan seputar masalah hukum dan pajak yang membelit Yukos dan pemiliknya, Mikhail Khodorkovsky, yang kini ditahan. Kendati pemerintah Rusia menegaskan kasus Yukos semata-mata masalah pemberantasan korupsi, para analis menduga Kremlin sedang berusaha mengambil alih Yukos.(ZAQ/Rcm)