Liputan6.com, Santiago: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam waktu dekat akan mengeluarkan instruksi presiden (inpres) tentang pemberantasan korupsi. Rencana dikeluarkannya inpres itu disampaikan Presiden saat berdialog dengan warga negara Indonesia di Santiago, Cile, Sabtu (20/11) pagi.
Dalam kesempatan itu, Presiden didampingi Nyonya Kristiani Herawati Yudhoyono dan sejumlah sejumlah menteri bidang ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu. Dalam dialog itu, sejumlah warga Indonesia sempat mempertanyakan komitmen SBY dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi [baca: Empat Kasus Korupsi, PR Utama Presiden SBY].
Menjawab pertanyaan itu, SBY mengatakan, inpres tentang pemberantasan korupsi akan memungkinkan pemerintah secara maksimal mengatasi berbagai penyimpangan. Inpres tentang pemberantasan korupsi ini rencanakanya akan dikeluarkan Desember mendatang. Lebih lanjut SBY mengungkapkan, masalah korupsi di Tanah Air sudah masuk dalam hampir seluruh aspek kehidupan, sehingga sulit diatasi. Kendati demikian, pemerintahannya bertekad menekan praktik korupsi tersebut.(JUM/Alfito Deanova dan Taufik Maru)
Dalam kesempatan itu, Presiden didampingi Nyonya Kristiani Herawati Yudhoyono dan sejumlah sejumlah menteri bidang ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu. Dalam dialog itu, sejumlah warga Indonesia sempat mempertanyakan komitmen SBY dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi [baca: Empat Kasus Korupsi, PR Utama Presiden SBY].
Menjawab pertanyaan itu, SBY mengatakan, inpres tentang pemberantasan korupsi akan memungkinkan pemerintah secara maksimal mengatasi berbagai penyimpangan. Inpres tentang pemberantasan korupsi ini rencanakanya akan dikeluarkan Desember mendatang. Lebih lanjut SBY mengungkapkan, masalah korupsi di Tanah Air sudah masuk dalam hampir seluruh aspek kehidupan, sehingga sulit diatasi. Kendati demikian, pemerintahannya bertekad menekan praktik korupsi tersebut.(JUM/Alfito Deanova dan Taufik Maru)