Liputan6.com, Bekasi: Berbuka puasa bersama seluruh anggota keluarga adalah suatu kenikmatan tersendiri. Kebersamaan itu sempat menjadi hal yang sangat langka dan mahal bagi lifter putri Indonesia Patmawati. Posisi sebagai atlet kelas dunia menjadikan Patmawati lebih sering meninggalkan keluarga untuk menjalani latihan dan pertandingan di dalam maupun di luar negeri.
Namun saat ditemui SCTV di kediamannya di kawasan Bekasi, Jawa Barat, baru-baru ini, Patmawati mengaku lebih khusyuk beribadah karena jadwal latihannya kali ini lebih sedikit. Ibu tiga anak itu kini bisa lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga.
Kendati menjalankan ibadah puasa, wanita perkasa kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, 32 tahun silam itu tetap giat berlatih. Sebab, profesi sebagai atlet angkat besi harus terus ia tekuni. Angkat besi juga dijadikannya sebagai pilar ekonomi bahtera rumah tangga yang telah diarunginya selama 10 tahun bersama Suwito Daryanto--seorang penerjun payung.(TOZ/Jeremy Teti dan Zakaria)
Namun saat ditemui SCTV di kediamannya di kawasan Bekasi, Jawa Barat, baru-baru ini, Patmawati mengaku lebih khusyuk beribadah karena jadwal latihannya kali ini lebih sedikit. Ibu tiga anak itu kini bisa lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga.
Kendati menjalankan ibadah puasa, wanita perkasa kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, 32 tahun silam itu tetap giat berlatih. Sebab, profesi sebagai atlet angkat besi harus terus ia tekuni. Angkat besi juga dijadikannya sebagai pilar ekonomi bahtera rumah tangga yang telah diarunginya selama 10 tahun bersama Suwito Daryanto--seorang penerjun payung.(TOZ/Jeremy Teti dan Zakaria)