Letjen Hadi Waluyo Pangkostrad yang Baru

Alih tugas 66 perwira itu terdiri dari 47 perwira tinggi berpangkat brigjen dan letjen serta 19 berpangkat kolonel. Letnan Jenderal TNI Hadi Waluyo menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis TNI AD.

oleh Liputan6Diterbitkan 26 Oktober 2004, 02:32 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Markas Besar TNI memutasi 66 perwira tinggi dan menengah pada sejumlah jabatan penting. Langkah ini sebagai tindak lanjut dari hasil sidang Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti), 18 Oktober silam. Sementara keputusan mutasi itu tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor 409/X/2004 tanggal 25 Oktober 2004. Demikian dikemukakan Kepala Dinas Analisa Penerangan TNI Kolonel Infanteri D.J. Nachrowi di Jakarta, Senin (25/10).

Menurut Nachrowi, alih tugas 66 perwira TNI terdiri dari 47 perwira tinggi berpangkat brigadir jenderal hingga letnan jenderal serta 19 orang berpangkat kolonel. Posisi strategis yang akan dipangku pejabat baru di antaranya Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat yang akan dijabat Letnan Jenderal TNI Hadi Waluyo. Sejak 28 September silam, posisi itu dijabat Kepala Staf TNI AD Jenderal Ryamizard Ryacudu menyusul pensiunnya Letjen TNI Bibit Waluyo per 1 September silam. Nantinya, jabatan lama Hadi Waluyo sebagai Komandan Komando Pendidikan dan Latihan TNI AD dijabat Mayjen TNI Cornel Simbolon.

Selain Pangkostrad, Nachrowi menambahkan, posisi strategis lainnya adalah Komandan Korps Marinir TNI Angkatan Laut. Posisi itu akan dipercayakan kepada Mayor Jenderal Marinir Safzen Nurdin yang menggantikan Mayjen (Mar) Ahmad Rifai. Sedangkan jabatan Komandan Komando Pendidikan TNI AL yang ditinggalkan Safzen Nurdin dipercayakan kepada Laksamana Muda TNI Waldi Murad. Jabatan Waldi sebelumnya adalah Koordinator Staf Ahli Kepala Staf TNI AL.(ORS/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya