Liputan6.com, Gonaives: Ratusan warga korban banjir di Kota Gonaives, saling bentrok berebut makanan di sebuah markas Perserikatan Bangsa-Bangsa di Haiti, Jumat (24/9). Keributan baru berhenti setelah aparat keamanan melepaskan tembakan peringatan ke udara.
Keributan berawal ketika mereka sudah tak lagi kuat menahan lapar dan haus. Mereka jadi tak sabar. Apalagi pendistribusian bantuan berjalan terlalu lambat. Kendati panitia distribusi berencana membagi makanan ke seluruh wilayah bencana di Kota Gonaives, sebagian warga yang tak sabar menyerang beberapa truk pengangkut bantuan pangan yang kebetulan melintas.
Topan Jeanne yang baru saja melewati Haiti akhir pekan silam menyebabkan banjir hebat di negeri itu, terutama di Kota Gonaives. Sapuan topan menyebabkan lebih dari 1.100 jiwa melayang. Sementara sekitar 1.250 warga lainnya dinyatakan hilang.(ICH/Uri)
Keributan berawal ketika mereka sudah tak lagi kuat menahan lapar dan haus. Mereka jadi tak sabar. Apalagi pendistribusian bantuan berjalan terlalu lambat. Kendati panitia distribusi berencana membagi makanan ke seluruh wilayah bencana di Kota Gonaives, sebagian warga yang tak sabar menyerang beberapa truk pengangkut bantuan pangan yang kebetulan melintas.
Topan Jeanne yang baru saja melewati Haiti akhir pekan silam menyebabkan banjir hebat di negeri itu, terutama di Kota Gonaives. Sapuan topan menyebabkan lebih dari 1.100 jiwa melayang. Sementara sekitar 1.250 warga lainnya dinyatakan hilang.(ICH/Uri)