Istri Munir Bertolak ke Belanda

Suciwati berangkat ke Amsterdam, Belanda, didampingi Rusdi Marpaung dari Imparsial dan seorang anggota Kontras. Rombongan ini berangkat sore tadi dan dijadwalkan tiba di Belanda pada Kamis pagi.

oleh Liputan6Diterbitkan 09 September 2004, 02:36 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Suciwati, istri almarhum Munir, bertolak ke Amsterdam, Belanda, untuk menjemput jenazah sang suami. Dia ditemani Direktur Operasi Imparsial Rusdi Marpaung dan seorang anggota Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menggunakan pesawat pesawat Koninklijke Luchtvaart Maatschappij 837 dari Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (8/9) petang. Dijadwalkan, rombongan penjemput jasad Munir tiba di Bandara Schipol, Belanda, Kamis pagi.

Rusdi mengatakan, sedapat mungkin, jenazah Munir tiba secepatnya di Tanah Air. Menurut rencana, almarhum akan dimakamkan di Malang, Jawa Timur--kota kelahiran Munir [baca: Rumah Munir Masih Disesaki Pelayat ]. Di tempat terpisah, Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda mengatakan, kemungkinan jasad Munir diberangkatkan dari Belanda, Jumat lusa.

Sementara itu, usai bersilaturahmi dengan Ketua Partai Bintang Reformasi Zainuddin M.Z., Presiden Megawati Sukarnoputri menyatakan belasungkawa atas kepergian Munir. Dia menyatakan sangat kehilangan tokoh pejuang hak asasi manusia yang gigih berjuang demi bangsa. "Kita harusnya melihat beliau sebagai pejuang demokrasi yang tidak kenal lelah," kata Mega.(OZI/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya