Mengikuti pergerakan bursa saham Asia dan global, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatan menjelang akhir pekan ini.
IHSG mampu bergerak di zona hijau pada pra perdagangan saham. IHSG naik 16,66 poin atau 0,36% ke level 4.614,89. Indeks saham LQ45 menguat 0,56% ke level 776,41.
Pada pukul 09.00 WIB, IHSG naik 23 poin atau 0,5% ke level 4.622,04. Sebanyak 114 saham bergerak di zona hijau. Sementara itu, delapan saham melemah dan 39 saham diam di tempat.
Secara sektoral, sepuluh sektor saham bergerak menguat. Sektor saham konstruksi naik 1,07%, sektor saham pertambangan menguat 0,73%, dan sektor saham agriculture menguat 0,64%.
Saham-saham lapis kedua masih melanjutkan penguatan pada pagi ini. Saham CASS naik 10,81% ke level Rp 1.025 per saham. Kemarin, perusahaan layanan penerbangan asal Singapura, Singapore Airport Terminal Services Ltd (SATS Ltd) membeli saham CASS senilai Rp 1,1 triliun. SATS Ltd membeli saham CASS di kisaran harga Rp 1.275 per saham.Transaksi saham itu memberikan sentimen positif ke saham CASS.
Saham LPCK menguat 2,65% ke level Rp 6.750 per saham, dan saham LPPF menguat 2,08% ke level Rp 13.525 per saham. Sementara itu, saham-saham yang melemah antara lain saham MCOR turun 8,45% ke level Rp 130 per saham, saham MBSS turun 3,21% ke level 1.055 per saham, dan saham TBIG turun 0,40% ke level Rp 6.175 per saham.
Analis PT Samuel Sekuritas, Yualdo Prawiro menuturkan, IHSG diperkirakan menguat seiring positifnya sentimen dari bursa global. Beberapa sektor yang akan menguat antara lain konstruksi, properti dan otomotif yang underperfomed dalam dua hari terakhir. Resistance indeks saham berada di level 4.625.
Rupiah sendiri pagi ini dibuka flat di level Rp 11.810 terhadap dolar AS. Sementara itu, imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) relatif flat di 8,35%.
Membaiknya data ekonomi Amerika Serikat (AS) membuat bursa saham Asia bergerak menguat pagi ini terutama bursa Jepang yang menguat hingga 2%. (Ahm)
IHSG mampu bergerak di zona hijau pada pra perdagangan saham. IHSG naik 16,66 poin atau 0,36% ke level 4.614,89. Indeks saham LQ45 menguat 0,56% ke level 776,41.
Pada pukul 09.00 WIB, IHSG naik 23 poin atau 0,5% ke level 4.622,04. Sebanyak 114 saham bergerak di zona hijau. Sementara itu, delapan saham melemah dan 39 saham diam di tempat.
Secara sektoral, sepuluh sektor saham bergerak menguat. Sektor saham konstruksi naik 1,07%, sektor saham pertambangan menguat 0,73%, dan sektor saham agriculture menguat 0,64%.
Saham-saham lapis kedua masih melanjutkan penguatan pada pagi ini. Saham CASS naik 10,81% ke level Rp 1.025 per saham. Kemarin, perusahaan layanan penerbangan asal Singapura, Singapore Airport Terminal Services Ltd (SATS Ltd) membeli saham CASS senilai Rp 1,1 triliun. SATS Ltd membeli saham CASS di kisaran harga Rp 1.275 per saham.Transaksi saham itu memberikan sentimen positif ke saham CASS.
Saham LPCK menguat 2,65% ke level Rp 6.750 per saham, dan saham LPPF menguat 2,08% ke level Rp 13.525 per saham. Sementara itu, saham-saham yang melemah antara lain saham MCOR turun 8,45% ke level Rp 130 per saham, saham MBSS turun 3,21% ke level 1.055 per saham, dan saham TBIG turun 0,40% ke level Rp 6.175 per saham.
Analis PT Samuel Sekuritas, Yualdo Prawiro menuturkan, IHSG diperkirakan menguat seiring positifnya sentimen dari bursa global. Beberapa sektor yang akan menguat antara lain konstruksi, properti dan otomotif yang underperfomed dalam dua hari terakhir. Resistance indeks saham berada di level 4.625.
Rupiah sendiri pagi ini dibuka flat di level Rp 11.810 terhadap dolar AS. Sementara itu, imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) relatif flat di 8,35%.
Membaiknya data ekonomi Amerika Serikat (AS) membuat bursa saham Asia bergerak menguat pagi ini terutama bursa Jepang yang menguat hingga 2%. (Ahm)