Mau Pindah ke Real Madrid, Legenda Manchester United Peringatkan JJ Gabriel

JJ Gabriel dikabarkan akan pindah dari Manchester United ke Real Madrid. Giggs memberikan peringatan kepada sang wonderkid.

oleh ThomasDiterbitkan 07 November 2026, 19:00 WIB
Aksi wonderkid Manchester United JJ Gabriel (Instagram JJ Gabriel)

Liputan6.com, Jakarta - Legenda Manchester United, Ryan Giggs, memberikan peringatan kepada pemain muda berbakat JJ Gabriel yang dikabarkan semakin dekat meninggalkan Old Trafford untuk bergabung dengan Real Madrid. Giggs menilai keputusan tersebut berpotensi mengganggu perkembangan karier sang pemain jika diambil terlalu terburu-buru.

JJ Gabriel yang baru berusia 16 tahun menjadi salah satu talenta muda paling menjanjikan di akademi Manchester United. Namun, situasinya bersama Setan Merah mulai memanas setelah sang pemain menyampaikan keinginan untuk meninggalkan klub pada September 2026.

Real Madrid kini disebut menjadi salah satu kandidat terkuat untuk mendapatkan tanda tangan penyerang muda tersebut. Bahkan, klub raksasa Spanyol itu dikabarkan telah menawarkan kontrak jangka panjang dan berharap bisa membawanya ke Santiago Bernabeu pada Januari 2027.

Situasi tersebut mengundang perhatian Ryan Giggs. Mantan winger Manchester United itu meminta Gabriel dan orang-orang di sekitarnya untuk lebih bersabar dalam menentukan langkah berikutnya.

Dalam wawancara bersama Rio Ferdinand, Giggs mempertanyakan alasan Gabriel ingin meninggalkan Manchester United ketika perkembangan kariernya dinilai masih berada di jalur yang tepat.

Menurut Giggs, pemain muda membutuhkan kesabaran untuk bisa menembus tim utama. Ia bahkan menjadikan perjalanan kariernya sendiri di Manchester United sebagai contoh.

"Sejauh ini dalam kariernya, semuanya berjalan dengan baik; mengapa Anda harus mengganggunya? Anda berada di jalur yang tepat," ujar Giggs.

Giggs kemudian menceritakan pengalamannya ketika masih menjadi pemain muda Manchester United. Ia mengaku sudah berlatih bersama tim utama pada usia 15 tahun, tetapi baru mendapatkan kesempatan bermain di level senior dua tahun kemudian.

"Saya berlatih pada usia 15 tahun, tetapi baru bermain untuk tim utama dua tahun kemudian. Jadi, Anda harus memiliki kesabaran yang tampaknya sudah tidak dimiliki banyak orang saat ini," kata Giggs.

Menurutnya, memiliki bakat luar biasa tidak otomatis membuat seorang pemain muda harus mendapatkan tempat di tim utama dalam waktu singkat.


Singgung Max Dowman, Wonderkid Arsenal

JJ Gabriel, pemain muda Manchester United. (Dok. manutd.com)

Untuk memperkuat pandangannya, Giggs turut menyinggung perkembangan Max Dowman, pemain muda Arsenal yang juga mendapatkan banyak perhatian karena kemampuannya.

Lanjut Baca:

Dowman bahkan sudah mencicipi atmosfer sepak bola senior ketika usianya masih 15 tahun. Meski demikian, ia belum menjadi pemain reguler di skuad utama Arsenal. Giggs menilai Dowman bisa menjadi contoh bagaimana seorang pemain muda seharusnya memahami proses perkembangan di klub. "Max Dowman luar biasa, tetapi saat ini dia tidak bermain untuk Arsenal. Saya yakin dia akan menunggu kesempatannya. Saya yakin dia mulai tidak sabar, tetapi dia tidak membuat keributan," ujar Giggs. "Dia tahu bahwa dalam beberapa tahun ke depan, mungkin saja dia menjadi pemain utama Arsenal," lanjutnya. Perbandingan tersebut menjadi pesan tersendiri bagi Gabriel. Giggs ingin sang pemain memahami bahwa kesempatan bermain di level senior harus diperjuangkan melalui proses, bukan semata-mata dengan mencari klub yang dianggap bisa memberikan jalan lebih cepat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya