Laporan Liputan6.com dari Milan: Mengenal Honda Sensing Ride, Teknologi Keamanan di CRF1150 Africa Twin

Honda CRF1150 Africa Twin Adventure Sports menjadi sepeda motor pertama yang mengusung fitur Honda Sensing Ride.

oleh Raden Trimutia HattaDiterbitkan 06 November 2026, 15:19 WIB
Teknologi keamanan canggih Honda Sensing Ride diperkenalkan di EICMA 2026, Milan, Italia.

Liputan6.com, Milan - Honda memperkenalkan sistem keselamatan dan bantuan pengendara (rider-assistive system) terbarunya yang diberi nama Honda Sensing Ride dalam ajang EICMA 2026 di Milan, Italia. Sebagai langkah awal pengenalan teknologi revolusioner ini, Honda CRF1150 Africa Twin Adventure Sports menjadi sepeda motor pertama yang mengusung fitur Honda Sensing Ride, sebelum nantinya diperluas ke lebih banyak lini model lainnya.

Kehadiran Honda Sensing Ride merupakan wujud nyata dari komitmen global Honda di bawah slogan keselamatan 'Safety for Everyone' untuk mewujudkan masyarakat bebas kecelakaan," ujar Octavianus Dwi Putro, Marketing Director PT Astra Honda Motor (AHM) di Milan, Jumat (6/11/2026).

Dalam mewujudkan misi tersebut, Honda telah menetapkan dua tonggak utama pencapaian keselamatan global:

  • Target 2030: Mengurangi separuh (50%) angka fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan mobil Honda di seluruh dunia dibandingkan dengan data tahun 2020.
  • Target 2050: Mencapai nol fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas secara keseluruhan. 

Teknologi Honda Sensing Ride dikembangkan dengan mengadaptasi fondasi pengetahuan serta teknologi dari sistem keselamatan mobil Honda Sensing, yang kemudian disesuaikan secara khusus dengan karakteristik dan dinamika berkendara sepeda motor.

Sistem Honda Sensing Ride bekerja menggunakan unit radar gelombang milimeter (millimeter-wave radar) yang disematkan di bagian depan dan belakang sepeda motor.

Perangkat ini secara akurat mendeteksi kondisi sekitar kendaraan secara real-time. Melalui analisis menyeluruh terhadap status pengendara dan motor, sistem dapat memberikan notifikasi, peringatan, hingga bantuan operasional untuk menghindari potensi tabrakan.

Lebih menariknya, sistem keselamatan canggih ini dipadukan secara optimal dengan teknologi transmisi otomatis andalan Honda, yakni Dual-Clutch Transmission (DCT).

Sejak pertama kali diperkenalkan pada 2010, DCT terus disempurnakan untuk memberikan pengalaman berkendara tanpa kopling manual yang intuitif.

Kombinasi Honda Sensing Ride dan DCT menghadirkan fungsi Adaptive Cruise Control (ACC) with Stop & Go, yang memungkinkan sepeda motor melakukan pengereman hingga berhenti total dan melaju kembali secara mulus di tengah kemacetan lalu lintas perkotaan, sehingga mampu mereduksi kelelahan pengendara secara signifikan.

Deretan Fitur Unggulan Honda Sensing Ride

Teknologi keamanan canggih Honda Sensing Ride diperkenalkan di EICMA 2026, Milan, Italia.

Sistem canggih ini dibekali dengan berbagai fitur pendukung keselamatan dan kenyamanan berkendara tingkat lanjut, meliputi:

  1. Adaptive Cruise Control (ACC): Membantu pengendara mempertahankan kecepatan konstan serta menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan.
  2. ACC with Stop & Go: Fitur lanjutan ACC yang mempermudah mobilitas di tengah kemacetan stop-and-go tanpa repot mengatur bukaan gas dan rem secara konstan.
  3. Group Ride Assist: Membantu pengendara menjaga jarak aman dan posisi yang konsisten saat melakukan touring atau berkendara secara berkelompok (termasuk formasi zig-zag/ staggered formation).
  4. Distance Assist: Menyesuaikan jarak ikutan secara otomatis ketika sepeda motor mendeteksi kendaraan di depan saat pengendara melakukan input gas positif.
  5. Emergency Brake Assist: Memberikan tambahan daya pengereman secara otomatis saat pengendara melakukan pengereman di situasi darurat guna menghindari risiko tabrakan depan.
  6. Forward Collision Warning (FCW): Memberikan peringatan visual pada panel instrumen jika terdeteksi potensi tabrakan dengan kendaraan di depan.
  7. Brake Pulse: Berfungsi selaras dengan FCW dengan memberikan denyut pengereman untuk meningkatkan kewaspadaan pengendara.
  8. Blind Spot Information: Memberikan peringatan visual berupa kedipan indikator pada kaca spion saat ada kendaraan lain yang masuk ke area blind spot di sisi diagonal belakang.
  9. Rear Collision Warning: Mengedipkan lampu indikator/sen secara otomatis untuk memperingatkan kendaraan di belakang apabila terdeteksi risiko tabrakan dari arah belakang.
  10. Rear Distance Information: Memberikan informasi visual pada panel meter ketika ada kendaraan yang mendekat dengan cepat dari arah belakang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya