Kumpulan Hoaks Pendaftaran Subsidi Pemerintah, Awas Jangan Tertipu

Cek Fakta Liputan6.com mengumpulkan hoaks pendaftaran subsidi dari pemerintah, apa saja?

oleh Nur HabibieDiterbitkan 05 November 2026, 19:00 WIB
Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim informasi bantuan subsidi tahun 2026

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks pendaftaran subsidi pemerintah kerap menyebar di masyarakat. Informasi palsu ini berpotensi menyebabkan kerugian finansial dan pencurian data pribadi.

 

Lalu apa saja hoaks tersebut? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran Bantuan Subsidi Tahun 2026

Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan subsidi tahun 2026 berupa pangan, LPG hingga BBM. Informasi itu ditemukan beredar di media sosial Facebook pada 6 Agustus 2026.

Berikut isi unggahannya:

"📢 BANTUAN SUBSIDI TAHUN 2026 RESMI DIBUKA

Kesempatan bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan bantuan subsidi tahun 2026. Program ini bertujuan membantu meringankan beban ekonomi serta mendukung kebutuhan masyarakat.

✅ Subsidi Pangan

✅ Subsidi LPG

✅ Subsidi BBM

✅ Subsidi Transportasi

✅ Subsidi Kesehatan

✅ Subsidi Pendidikan

📌 Pastikan data dan persyaratan Anda lengkap.

⏳ Kuota terbatas, segera lakukan pendaftaran sebelum batas waktu yang ditentukan.

Daftar segera dan jangan lewatkan kesempatan ini!

#BantuanSubsidi2026 #ProgramPemerintah #BantuanMasyarakat #Subsidi2026 #InfoBantuan #DaftarSegera #IndonesiaMaju".

Unggahan menyertakan link pendaftaran. Ketika link tersebut diklik, mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap hingga nomor Telegram.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran bantuan subsidi tahun 2026? Simak penelusuran berikut ini...

2. Cek Fakta: Tidak Benar Link Bantuan Pertamina Kupon Subsidi E-Voucher BBM Gratis 50 Liter

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link bantuan Pertamina kupon subsidi e-voucher BBM gratis 50 liter, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 10 Mei 2026.

Klaim link bantuan Pertamina kupon subsidi e-voucher BBM gratis 50 liter berupa tulisan sebagai berikut.

"Melalui Pemerintahan Kementerian BUMN, Pertamina Menyalurkan Bantuan Kupon Subsidi Untuk Seluruh Masyarakat Indonesia Demi Menunjang Agar Energi Tetap Terjangakau & Tepat Sasaran.

Daftar & Dapatkan E-Voucher BBM Gratis 50 Liter Untuk Masyarakat Umum Dengan Cara Klik Link Dibawah :https://voucher.pertamina.biz.id/

Note : E-Voucher Dapat Ditukarkan Di Pertamina Terdekat Daerah Anda."

Unggahan tersebut mengarahkan penerima informasi untuk mengakses link berikut untuk mendaftar.

"https://voucher.pertamina.biz.id/?fbclid=IwY2xjawRxOdNleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFITDNDQnVSRDhXSDZPNjA1c3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHuq2Z08-ZYp7LRiCgqOZgsMbqVN9xuOOoUsVDPV0P0DmjsyaVXKadSOe-5qk_aem_dtxUhQMsFE0oXStV_oNUGA"

Benarkah klaim link bantuan Pertamina kupon subsidi e-voucher BBM gratis 50 liter? Simak penelusuran berikut ini...

3. Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Token dan Subsidi Listrik Gratis dari PLN

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran token dan subsidi listrik gratis dari PLN. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 2 Maret 2026.

Berikut isi unggahannya:

"TOKEN dan SUBSIDI LISTRIK GRATIS DARI PROGRAM PEMERINTAH

Pemerintah menghadirkan program Token dan subsidi Listrik Gratis sebagai bentuk dukungan untuk masyarakat Indonesia.

Manfaatkan kesempatan ini sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Segera daftarkan diri anda dan claim voucher token dan subsidi listrik GRATIS dari Pemerintah melalui PLN

Pastikan selalu mengakses informasi dari sumber resmi

Waspada terhadap penipuan dan hoaks

Tidak dipungut biaya apa pun

Silahkan daftar dan claim token dan subsidi PLN"

Unggahan disertai menu daftar. Jika menu daftar diklik akan muncul link yang mengarah pada halaman situs tertentu. Situs ini meminta sejumlah identitas, seperti nama hingga nomor Telegram.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran token dan subsidi listrik gratis dari PLN? Simak penelusuran berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya