Laporan Liputan6.com dari Milan: Honda CRF1150L Africa Twin Series Debut di EICMA 2026

Untuk pertama kalinya pada sepeda motor Honda, varian CRF1150 Africa Twin Adventure Sports DCT mendapatkan opsi sistem keselamatan dan bantuan pengendara, Honda

oleh Raden Trimutia HattaDiterbitkan 05 November 2026, 12:36 WIB
Honda CRF1150L Africa Twin Series debut di EICMA 2026, Milan, Italia.

Liputan6.com, Milan - Ajang pameran sepeda motor bergengsi EICMA 2026 di Milan, Italia, menjadi saksi debut dunia dari Honda CRF1150L Africa Twin Series. Mengusung konsep pengembangan "Shaped by You. True Adventure for All", generasi terbaru ini mengalami full model change dari pendahulunya, CRF1100L Africa Twin.

Fokus utama pembaruan model ini adalah peningkatan performa berkendara berkat kapasitas mesin yang lebih besar, efisiensi bobot menyeluruh, serta tata letak titik center of gravity yang lebih rendah demi pengendalian yang jauh lebih lincah.

Menariknya, keluarga Africa Twin kini hadir dalam tiga varian berbeda untuk mengakomodasi gaya berkendara konsumen yang semakin beragam, mulai dari penjelajah aspal jarak jauh hingga pencinta jalur off-road murni.

Tiga Varian Honda CRF1150L Africa Twin Series

1. CRF1150L Africa Twin (Standar)

Model standar yang menawarkan keseimbangan tingkat tinggi antara performa off-road dan kenyamanan touring. Mendapatkan pembaruan pada platform mesin, antarmuka HMI (Human Machine Interface), serta fitur modern seperti windscreen elektrik, suspensi elektronik Showa EERA™ yang kini terintegrasi dengan teknologi Honda Skyhook, serta sistem Honda Smart Key.

2. CRF1150 Africa Twin Adventure Sports

Dirancang khusus untuk kenyamanan maksimal dalam long-distance touring, dibekali tangki bahan bakar berkapasitas besar 24 liter dan pelek depan berukuran 19 inci. Varian ini juga menawarkan opsi sistem keselamatan canggih Honda Sensing Ride.

3. CRF1150L Africa Twin Enduro Sports (Varian Baru)

Varian anyar yang difokuskan untuk performa off-road tulen. Mengadopsi spesifikasi suspensi depan dan gaya visual eksklusif yang diturunkan langsung dari motor reli Dakar, CRF450 RALLY, demi menghadirkan pengalaman berkendara off-road yang kian maksimal.

Performa Mesin Lebih Bertenaga

Di jantung pacunya, lini baru ini dibekali mesin berpendingin cairan 1.131cc, parallel twin-cylinder. Dapur pacu ini mampu memuntahkan tenaga maksimum hingga 87,5 kW pada 7.500 rpm dan torsi puncak 119 Nm pada 5.700 rpm.

Lonjakan performa akselerasi serta kenyamanan jelajah ini dicapai berkat peningkatan kubikasi, rasio kompresi, diameter bore, optimalisasi sistem intake/exhaust, serta revisi rasio gigi.

Dari sisi sasis, rangka dan swingarm baru dirancang ulang dengan keseimbangan kekakuan optimal yang berhasil memangkas bobot hingga 1,4 kg dibandingkan generasi sebelumnya. Uniknya, meski mempertahankan siluet ikonis Africa Twin, model ini menempatkan sub-tangki bahan bakar di bawah jok untuk menciptakan titik pusat gravitasi yang lebih rendah, sehingga meningkatkan stabilitas dan kontrol saat melaju di kecepatan rendah.

Selain itu, logo emblem baru berdesain monokrom perak-hitam bertajuk "Honda Flagship WING" turut disematkan di kedua sisi tangki bahan bakar utama.

Teknologi Canggih Honda Sensing Ride

Honda CRF1150L Africa Twin Series debut di EICMA 2026, Milan, Italia. (Dok. Honda)

Untuk pertama kalinya pada sepeda motor Honda, varian CRF1150 Africa Twin Adventure Sports DCT mendapatkan opsi sistem keselamatan dan bantuan pengendara mutakhir bernama Honda Sensing Ride.

Memanfaatkan sensor radar gelombang milimeter (*millimeter-wave radar*) di bagian depan dan belakang, sistem ini mampu memantau kondisi sekitar secara real-time. Fitur keselamatan dan kenyamanan yang ditawarkan meliputi:

  • Adaptive Cruise Control (ACC) termasuk fungsi Stop & Go.
  • Group Ride Assist dan Distance Assist pengatur jarak aman.
  • Forward Collision Warning (FCW) dan Emergency Brake Assist.
  • Blind Spot Information, Rear Distance Information, dan Rear Collision Warning. 

Kombinasi Honda Sensing Ride dengan transmisi otomatis Dual-Clutch Transmission (DCT) khas Honda membuat proses berhenti dan jalan kembali (Stop & Go) saat macet menjadi sangat mulus, sekaligus mereduksi kelelahan pengendara di perkotaan.

Selain itu, pengendara juga dimanjakan dengan enam pilihan mode berkendara bawaan yang mengintegrasikan output mesin, traction control, ABS, DCT, hingga suspensi elektronik guna menghadapi berbagai medan, baik aspal mulus maupun jalur tanah.

Menggunakan Material Berkelanjutan

Sebagai bagian dari target global Honda untuk mencapai penggunaan 100% material berkelanjutan pada 2050, lini CRF1150L Africa Twin Series juga menjadi pelopor dalam penggunaan material daur ulang dan berbasis biomassa pada sepeda motor Honda:

  • Akrilik daur ulang kimia diaplikasikan pada emblem dan lampu belakang.
  • Nilon daur ulang kimia digunakan pada penutup atas dan area sekitar penahan sepatbor belakang (rear fender stays).
  • DURABIO™, plastik rekayasa hayati ramah lingkungan berbahan dasar nabati, digunakan untuk komponen windscreen dan deflector kiri-kanan.
  • Penggunaan polipropilena daur ulang pasca-konsumen serta material daur ulang pra-konsumen untuk bagian seat base.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya