Harga Perak Antam Hari Ini 4 November 2026 Turun Rp 500

Harga perak Antam melemah Rp 500 per gram. Berikut rincian harga perak fisik dan batangan ukuran 250 gram hingga 500 gram.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 04 November 2026, 10:40 WIB
(Ilustrasi perak-silver by AI)

Liputan6.com, Jakarta - Harga perak yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan Rabu (4/11/2026). Harga perak Antam tercatat Rp 34.150 per gram atau turun Rp 500 dibandingkan posisi sebelumnya Rp 34.650 per gram. 

Mengutip informasi terbaru Antam, pelemahan harga perak ini menjadi perhatian bagi masyarakat yang ingin membeli logam mulia tersebut sebagai salah satu alternatif investasi.

Perak dapat dipertimbangkan sebagai instrumen untuk menyimpan nilai aset dalam jangka panjang. Seperti emas, logam mulia ini memiliki karakteristik yang membuatnya diminati sebagai salah satu pilihan investasi, terutama ketika muncul kekhawatiran terhadap inflasi dan ketidakpastian geopolitik.

Selain untuk investasi, perak juga memiliki permintaan dari berbagai sektor industri. Penggunaan tersebut menjadi salah satu faktor yang membedakan perak dari logam mulia lain yang lebih banyak dimanfaatkan sebagai aset investasi dan perhiasan.

Dari sisi keterjangkauan, harga perak relatif lebih mudah dijangkau berbagai kelompok masyarakat dibandingkan emas. Meski demikian, calon investor tetap perlu mempertimbangkan kelebihan dan risiko sebelum memutuskan membeli perak.

 

Daftar Harga Perak Antam Hari Ini

(Ilustrasi perak-silver by AI)

Berikut rincian harga perak yang dijual Antam berdasarkan pembaruan Rabu (4/11/2026):

1. Harga Perak Fisik

  • Harga terbaru: Rp 34.150 per gram.
  • Harga sebelumnya: Rp 34.650 per gram.
  • Penurunan: Rp 500 per gram.

2. Harga Perak Batangan

Berikut harga perak batangan berdasarkan ukuran:

Berat 250 gram

  • Harga dasar: Rp 9.076.500.
  • Harga termasuk PPN 11%: Rp 10.074.915.

Berat 500 gram

  • Harga dasar: Rp 17.259.000.
  • Harga termasuk PPN 11%: Rp 19.157.490.

Bagi masyarakat yang ingin menjadikan perak sebagai instrumen investasi, penting untuk memahami bahwa harga logam mulia dapat mengalami perubahan mengikuti kondisi pasar.

Selain itu, investor perlu memperhitungkan selisih harga beli dan harga jual kembali, biaya transaksi, serta potensi perubahan permintaan industri.

Dengan mempertimbangkan berbagai faktor tersebut, pembelian perak sebaiknya disesuaikan dengan tujuan investasi dan kemampuan finansial masing-masing.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya