Pembangunan Kampung Haji di Mekkah Dimulai Desember 2026

Rosan Roeslani menyebut arsitek Kampung Haji akan memaparkan rencana pembangunan yang ditargetkan dimulai pada Desember 2026.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 03 November 2026, 21:50 WIB
Danantara Akuisisi Lahan 4,4 Hektare Buat Kampung Haji di Makkah

Liputan6.com, Jakarta - Pembangunan Kampung Haji di Mekkah, Arab Saudi, ditargetkan mulai berjalan pada Desember 2026. Proyek yang disiapkan Danantara Indonesia ini memasuki tahap persiapan setelah proses akuisisi lahan seluas 4,4 hektare di kawasan Thakher Makkah rampung pada Oktober lalu.

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan perkembangan persiapan pembangunan Kampung Haji telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Rosan menyampaikan rencana tersebut setelah mengikuti rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa. Dalam tahap berikutnya, arsitek proyek dijadwalkan datang ke Indonesia untuk memaparkan rancangan pembangunan secara menyeluruh.

"Saya update terkait ditanya untuk pembangunan di Arab Saudi. Itu juga nanti dari arsiteknya rencana akan datang ke Indonesia untuk memaparkan secara komprehensif. Karena rencananya ini bisa di groundbreaking atau start pembangunannya pada bulan Desember," kata Rosan, Selasa (3/11/2026). 

Target tersebut menyusul penyelesaian akuisisi yang dilakukan Danantara Indonesia melalui holding investasinya, PT Danantara Investment Management (DIM). Pengumuman penyelesaian akuisisi lahan di kawasan Thakher Makkah disampaikan pada Minggu (18/10/2026).

Proyek Kampung Haji disiapkan untuk memperkuat ekosistem layanan haji dan umrah, khususnya bagi jemaah asal Indonesia. Pengembangan kawasan ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan akomodasi dan layanan bagi jemaah selama berada di Tanah Suci.

Akuisisi Dua Aset

Akuisisi yang telah diselesaikan Danantara mencakup dua aset di kawasan Thakher Makkah. Pertama, Novotel Thakher Makkah yang telah beroperasi dengan kapasitas 1.461 kamar dan suite.

Hotel tersebut telah diakuisisi dan diserahterimakan pada 11 Agustus 2026. Kedua, lahan seluas 4,4 hektare yang proses akuisisinya rampung pada 18 Oktober 2026.

Pengembangan kawasan Kampung Haji akan dilakukan secara bertahap bersama Al-Khomasiah, mitra pengembang lokal yang turut mendukung penyelesaian transaksi dan kehadiran Danantara Indonesia di Arab Saudi.

Dalam pelaksanaannya, Danantara juga akan menyiapkan studi kelayakan, persetujuan, serta dokumen perizinan yang diperlukan untuk pengembangan lahan tersebut. Seluruh persyaratan itu akan disiapkan dan disampaikan sesuai dengan tahapan proyek.

Dengan rampungnya akuisisi hotel dan lahan, Danantara kini melanjutkan persiapan menuju tahap pembangunan. Pemaparan rancangan oleh arsitek menjadi salah satu tahapan sebelum proyek yang ditargetkan dimulai pada Desember 2026 tersebut berjalan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya