Betrand Peto Somasi Kameramen Tim Sarwendah

Betrand Peto melayangkan surat somasi kepada kameramen Sarwendah yang berinisial AW terkait dengan keuangan. Baca di sini yuk.

oleh Wulan Noviarina AnggrainiDiterbitkan 02 November 2026, 16:07 WIB
Betrand Peto usai jalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Senin (21/9) © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Liputan6.com, Jakarta - Betrand Peto melayangkan somasi kepada AW, kameramen yang bekerja dengan Sarwendah. Somasi pertama itu dikirim terkait dana PayPal yang menurut tim Betrand belum jelas pertanggungjawabannya. Kuasa hukum Betrand, Timothy Ezra Simanjuntak, menyebut somasi sudah meluncur pada Senin (2/11/2026).

"Selanjutnya kita akan membahas hari ini sudah diterbitkan somasi terhadap inisial AW. AW. Terhadap tim dari SW. Yang mana kita minta penjelasannya terkait dana PayPal," ujar Timothy Ezra Simanjuntak saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (2/11/2026).

"Transparansi PayPal, dana subscribe daripada klien kami. Yang sampai detik ini belum ada transparansinya. Dan itu dipegang oleh tim SW," sambungnya.


Belum Ada Kejelasan Dana

Betrand Peto pakai jaket hitam © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Dana tersebut disebut sudah lama tidak ada kejelasan. Menurut Timothy, rentang waktunya dari Mei 2026 hingga sekarang. "Dan ini belum dikembalikan, belum ada penjelasan dari bulan September dari bulan Mei 2026, sampai dengan November sekarang. Gitu. Dan ini kameramennya SW ini bekerja dengan SW," katanya.

Soal besarnya kerugian, Timothy menyebut angkanya masih sementara. Hitungan itu berasal dari audit cepat yang dilakukan timnya. "Sementara dalam audit cepat, dalam audit cepat ini sampai dengan 50 juta," ucapnya.

Angka tersebut bisa bertambah karena audit belum selesai. Timothy mengatakan upaya hukum dilakukan sekarang agar kerugian tidak makin besar. "Nanti akan berkembang intinya kita lakukan upaya dulu, supaya nggak makin membesar. Sekarang masih lagi diaudit, gitu," tuturnya.


Sudah Coba Hubungi Secara Baik-baik

Sebelum somasi, timnya mengaku sudah mencoba menghubungi AW secara baik-baik. Namun upaya itu tidak mendapat tanggapan yang diharapkan. "Kita sudah melakukan komunikasi secara baik-baik, tapi dari sananya si AW ini, kameramen daripada tim SW ini, tidak menyambut dengan baik. Makanya kita lanjutkan somasi sekarang," jelasnya.

Somasi itu berbatas waktu tujuh kali 24 jam. Dugaan yang mengarah ke penggelapan belum disampaikan sebagai pernyataan resmi karena kubu Betrand masih menunggu penjelasan.

Timothy juga menjelaskan mengapa persoalan ini baru diusut sekarang. Betrand sedang fokus pada pemeriksaan lain di kepolisian. "Posisinya kan karena klien kami lagi fokus untuk beberapa pemeriksaan hal-hal lain di kepolisian. Jadi baru oh ini kok ada urusan begini kok jadi diputus di tengah jalan. Dan ini merugikan juga pastinya. Karena kita mau bayar apa, mau nyanyi apa segala macam kita perlu pakai dana situ juga. Tapi ditahan," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya