Gardu Listrik di Pondok Aren Tiba-tiba Roboh, Proyek Galian Jadi Sorotan

Peristiwa ini menyebabkan suasana setelah hujan mendadak mencekam.

oleh Pramita TristiawatiDiterbitkan 02 November 2026, 15:46 WIB
Gardu listrik di Pondok Aren roboh

Liputan6.com, Jakarta - Suasana setelah hujan di Perumahan Taman Mangu, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, mendadak mencekam, Minggu (1/11/2026) malam. Gardu dan tiang listrik di pinggir jalan tiba-tiba mengeluarkan percikan api dan roboh menimpa rumah warga.

Dalam rekaman CCTV milik warga terlihat gardu dan tiang listrik doyong ke belakang, kemudian roboh disertai suara keras. Di sekitar gardu dan tiang terdapat proyek galian.

Sekretaris RT 01 RW 12, Ida Samidah, mengatakan, suara ledakan terdengar pukul 19.00 WIB. Saat itu, dia mengaku terkejut mendengar suara keras dari sekitar lokasi kejadian.

"Habis Magrib kira-kira jam setengah tujuh tuh dengar ada bunyi ledakan," ungkap Ida, Senin (2/11/2026).

Menurutnya, suara ledakan tersebut cukup keras hingga membuat warga terkejut. Insiden itu menyebabkan aliran listrik di rumahnya padam, meski tidak seluruh rumah warga di lingkungan tersebut mengalami gangguan serupa.

Di sekitar lokasi kejadian, sebuah rumah milik warga bernama Yanti turut terdampak robohnya tiang dan gardu listrik. Beruntung, perempuan yang tinggal seorang diri di rumah tersebut selamat.

Ida menuturkan, saat kejadian Yanti sedang berada di dalam rumah dan menonton televisi. Ia bersyukur penghuni rumah tidak sedang duduk di bagian depan rumah ketika tiang listrik roboh.

"Biasanya suka duduk di depan, ngobrol-ngobrol. Kebetulan habis Magrib kan kadang-kadang ada yang suka mengaji," ujar Ida.

Setelah kejadian, Yanti sempat dievakuasi ke rumah tetangga sebelum akhirnya dibawa ke rumah anaknya. Proses evakuasi dilakukan warga sekitar karena saat itu petugas belum tiba di lokasi.

Ida mengatakan, kabel-kabel listrik masih terlihat mengeluarkan percikan seperti api sehingga warga takut mendekat.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke PLN. Selang 30 menit kemudian, petugas datang untuk melakukan pengamanan dan penanganan jaringan listrik.

Ida mengatakan, pada saat malam hari, petugas PLN fokus pengamanan area, penanganan tiang yang roboh, serta penormalan jaringan listrik dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan petugas.

Lalu, aliran listrik ke rumah warga yang sempat mati akibat kejadian itu, kembali menyala sekira pukul 03.00 WIB.

Sementara itu, PLN menyebut terdapat aktivitas pekerjaan penataan infrastruktur di sekitar lokasi kejadian. Namun, perusahaan masih melakukan pemeriksaan dan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan kondisi di lapangan.

Manager PLN UP3 Bintaro Yudho Rahadianto menyatakan, PLN berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam penanganan insiden tersebut.

Yudho mengimbau masyarakat agar menjaga jarak dan tidak mendekati tiang listrik, kabel yang menjuntai, maupun instalasi kelistrikan lainnya.

"Terutama saat hujan, guna menghindari bahaya listrik. Saat ini petugas di lapangan masih melakukan penanganan," katanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya