Siapkan Saksi Meringankan, Tim Hukum Betrand Peto: Kami Kooperatif

Proses hukum Betrand Peto atas kasus dugaan pelecehan seksual masih terus bergulir. Kini pihak Betrand menyiapkan saksi yang meringankan. Baca di sini yuk.

oleh Wulan Noviarina AnggrainiDiterbitkan 02 November 2026, 14:11 WIB
Betrand Peto berambut pendek © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Liputan6.com, Jakarta - Tim kuasa hukum Betrand Peto sudah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dari polisi. Kasus dugaan TPKS yang dilaporkan ANW kini memasuki babak baru. Timothy Ezra Simanjuntak membeberkan langkah yang disiapkan kubunya.

"Betul. Tadi pagi saya sudah menerima SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan). Kemungkinan pemanggilan ulang sekitar dua minggu lagi," ujar Timothy Ezra Simanjuntak saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (2/11/2026).

"Dan kami sampaikan, kami juga sedang dan akan menghadirkan saksi yang meringankan untuk BP," sambungnya.


Siapkan Satu Orang Saksi

Betrand Peto temui wartawan © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Saksi yang disiapkan untuk sementara satu orang. Timothy menyebut sosok tersebut tahu hal-hal tentang pelapor di masa lalu.

"Ada beberapa orang yang mengetahui perbuatan-perbuatan pelapor di masa lalu. Nah, keterangan itu yang akan kami ajukan," katanya.

Timothy menegaskan kliennya akan sangat kooperatif selama proses berjalan. Namun, ada batasan jika terlapor dan pelapor hendak dipertemukan.

"Kalau dipertemukan selama masih dalam ranah kepolisian, kami tidak masalah. Tapi kalau di luar ranah kepolisian, sepertinya belum," ucapnya.


Kegiatan Betrand Tidak Terganggu

Di tengah proses hukum ini, kegiatan Betrand disebut tidak terganggu. Timothy memastikan komunikasi dengan kliennya masih lancar.

"Tidak, sama sekali tidak terganggu. Komunikasi kami masih sangat lancar, dan perkuliahannya juga masih berjalan lancar," tuturnya.

Untuk urusan pekerjaan, Betrand diminta mengatur fokus lebih dulu. Dalam waktu dekat, ada pemeriksaan yang wajib dijalaninya.

"Untuk syuting, dia harus fokus dulu karena setelah ini ada agenda pemeriksaan psikologis forensik. Jadi memang perlu konsentrasi," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya