Dua Desa di Bangli Terisolasi akibat Jalan Amblas

Longsor memutus akses Peninjoan–Bangbang di Bangli. Polisi menyebut penyebab jalan amblas akibat gorong-gorong tak sanggup menahan debit air.

oleh Moh KadafiDiterbitkan 02 November 2026, 11:24 WIB
Akses jalan menghubungkan dua desa di Bangli, terputus setelah jebol akibat hujan deras pada Senin (2/11). (Dokumentasi Polres Bangli).

Liputan6.com, Jakarta - Update jalan longsor di Bangli hari ini: akses antara Desa Peninjoan dan Desa Bangbang terputus. Jalur tersebut dilaporkan terisolir sejak Minggu (1/112026) malam setelah hujan deras mengguyur wilayah Bali.

Kepolisian menyebut bagian badan jalan jebol sehingga kendaraan tidak bisa melintas. Warga untuk sementara dialihkan ke rute lain. "Telah terjadi gangguan Kamtibmas jalan jebol, sehingga akses jalan terputus," kata Kasi Humas Polres Bangli Iptu I Gede Gumiliarta saat dikonfirmasi Senin (2/11/2026).

Menurut polisi, kondisi itu dipicu curah hujan yang meningkat di wilayah Bangli. Saluran air diduga tak mampu menampung aliran deras saat puncak hujan.

"Jalan Jebol yang terjadi kemungkinan karena saluran air atau gorong-gorong tidak mampu mengalirkan besarnya debit air, akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi," ujar dia.

Pemerintah setempat mengarahkan warga menggunakan jalur alternatif melewati wilayah Pulasari Kangin.

"Ada jalan melewati Pulasari Kangin. Namun jalan memutar jaraknya 3 sampai 4 kilometer," tandasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya