Deretan Hoaks Seputar BPJS Kesehatan, Program Bantuan hingga Penonaktifan Peserta PBI

Informasi palsu terkait BPJS Kesehatan beberapa kali viral di medsos, apa saja?

oleh Adyaksa VidiDiterbitkan 02 November 2026, 19:00 WIB
Cek fakta biaya transportasi saat berobat bisa diganti BPJS Kesehatan

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks terkait BPJS Kesehatan beberapa kali beredar di media sosial. Tentu hoaks ini harus diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Lalu apa saja hoaks terkait BPJS Kesehatan? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran Program Bantuan BPJS Kesehatan Rp 52 Juta

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran program bantuan BPJS Kesehatan Rp 52 juta. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 23 September 2026.

Berikut isi unggahannya:

"𝗕𝗣𝗝𝗦 𝗞𝗲𝘀𝗲𝗵𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗠𝗲𝗻𝘆𝗲𝗹𝗲𝗻𝗴𝗴𝗮𝗿𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗗𝗮𝗻𝗮 𝗕𝗮𝗻𝘁𝘂𝗮𝗻 𝟮𝟬𝟮6

BPJS ketenagakerjaan telah mengeluarkan BANTUAN Rp.25 Triliun. Memberikan bantuan kepada masyarakat untuk modal USAHA atau menambah modal Senilai Rp. 52.000.000,00( 52 juta).

Untuk pendaftaran Bantuan melalui messanger dengan cara kirim nama dan kota masing-masing"

Unggahan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:

"BPJS Kesehatan

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial

MELAYANI SELURUH INDONESIA

PROGRAM BANTUAN BPJS 52 JUTA

JAMINAN KESEHATAN UNTUK SEMUA

- BANTUAN BIAYA BEROBAT

- PERAWATAN RAWAT INAP

- OBAT-OBATAN DITANGGUNG

- LAYANAN KESEHATAN LEBIH TERJANGKAU

Assalamualaikum Salam sehat selalu bapak ibu bagi yang lagi butuh bantuan segera daftarkan diri Anda melalui admin Sebelum terlambat terima kasih

KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA"

Terdapat link kirim pesan dalam postingan yang beredar itu.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran program bantuan BPJS Kesehatan Rp 52 juta? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Biaya Transportasi saat Berobat Bisa Diganti BPJS Kesehatan

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim biaya transportasi saat berobat bisa diganti oleh BPJS Kesehatan. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 1 Juli 2026.

Berikut isi postingannya:

"Wajib Tahu! Jangan Lagi Buang Struk Bensin dan Tol Pas Berobat! Ternyata Biaya Ongkos Ini Bisa Diganti Total Oleh BPJS Asal Kita Tahu Cara Klaim Resminya, Ini Caranya..."

Akun itu menambahkan narasi:

"Bukan hoax grup WA. Regulasi resmi yg udh lama ada, tapi hampir ga pernah disosialisasikan ke peserta biasa.

Cara klaimnya:

1. Simpan semua bukti transportasi: struk bensin, kuitansi tol, atau screenshot ojek.

2. Minta surat rujukan resmi dari faskes pertama.

3. Ajukan klaim ke kantor BPJS terdekat atau lewat aplikasi Mobile JKN."

Lalu benarkah postingan yang mengklaim biaya transportasi saat berobat bisa diganti oleh BPJS Kesehatan? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Klarifikasi Peserta PBI BPJS Kesehatan Desil 6-10 akan Nonaktif 1 November 2026

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim penonaktifan peserta BPJS Kesehatan bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI) dengan desil 6–10 mulai 1 November 2026. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Threads pada 28 Oktober 2026. Berikut isi unggahannya:

"🚨 BREAKING NEWS 🚨

MULAI 1 NOVEMBER 2026, BPJS PBI BERPOTENSI DINONAKTIFKAN BAGI PESERTA DESIL 6–10 YANG TIDAK LAGI MEMENUHI KRITERIA PENERIMA BANTUAN"

Hingga saat ini unggahan tersebut telah dibagikan hingga lebih dari 600 kali dan mendapat 341 komentar.

Lalu benarkah postingan yang mengklaim penonaktifan peserta BPJS Kesehatan bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI) dengan desil 6–10 mulai 1 November 2026? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya