Moscow Exchange Hadirkan Perdagangan Bitcoin hingga USDT Mulai Desember 2026

Rusia yang memberlakukan regulasi kripto baru mendorong Moscow Exchange meluncurkan transaksi perdagangan kripto termasuk bitcoin.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 02 November 2026, 06:00 WIB
Ilustrasi aset kripto Bitcoin. (Foto By AI)

Liputan6.com, Jakarta - Moscow Exchange akan menghadirkan perdagangan Bitcoin, Ethereum dan USDT pada 1 Desember 2026. Moscow Exchange memanfaatkan infrastruktur pasar saham yang sudah ada, seiring upaya Rusia dalam mengembangkan pasar kripto yang teregulasi.

Mengutip Crypto.news, Senin, (2/11/2026), Direktur Pelaksana untuk Penjualan dan Pengembangan Bisnis Moscow Exchange, Boris Blokhin menuturkan rencana itu dalam konferensi investasi Smartlab di Moskow, Rusia seperti yang dilaporkan oleh RBC.

Blokhin menyatakan, pihak bursa telah mulai menguji transaksi mata uang kripto bersama para pelaku pasar profesional, dan akan terus mengikutsertakan perusahaan lain seiring dengan kesiapan sistem.

Peluncuran yang direncanakan ini menyusul diberlakukannya regulasi kripto baru di Rusia pada 1 September, yang menetapkan aturan terkait perdagangan, penyimpanan aset (kustodian), dan akses bagi investor.

Moscow Exchange menargetkan peluncuran kripto pada 1 Desember. Dalam konferensi tersebut, Blokhin menuturkan, bursa berencana untuk memulai dengan tiga mata uang kripto yang memenuhi persyaratan Bank Rusia untuk diperdagangkan oleh investor non-kualifikasi (investor ritel umum).

Bitcoin dan Ethereum akan ditawarkan bersama dengan USDT dari Tether, stablecoin yang dirancang untuk menjaga nilainya agar tetap mendekati nilai dolar AS.

Layanan perdagangan awal ini akan beroperasi menggunakan infrastruktur yang selama ini digunakan untuk transaksi sekuritas. Menurut Blokhin, mekanisme ini diharapkan dapat menekan biaya tambahan yang harus ditanggung oleh broker maupun pelaku pasar profesional lainnya.

"Kami berencana untuk meluncurkan perdagangan mata uang kripto mulai 1 Desember," ujar Blokhin.

Ia menuturkan, beberapa klien saat ini sudah mulai menguji sistem tersebut. Investor nantinya dapat mengajukan pesanan beli dan jual melalui buku pesanan elektronik (electronic order book), di mana harga eksekusi ditentukan berdasarkan penawaran beli dan jual yang bersaing.

 

 

Bursa Bakal Sediakan Transaksi Swap

Ilustrasi bitcoin (Foto: Unsplash/Aleksi Raisa)

Pihak bursa juga berencana menyediakan transaksi swap untuk pengelolaan likuiditas. Blokhin mengibaratkan layanan yang direncanakan ini dengan transaksi pembelian kembali (repurchase agreement atau repo) di pasar sekuritas, serta transaksi swap yang lazim digunakan dalam perdagangan mata uang.

Perdagangan mata uang kripto ini diperkirakan mengikuti jadwal operasional pasar saham terpanjang di bursa tersebut, yakni mulai pukul 06.50 hingga 23.50 waktu Moskow. Aturan kripto Rusia menetapkan batasan investasi bagi investor ritel

Peluncuran ini akan beroperasi di bawah kerangka perdagangan kripto yang diatur di Rusia, yang mulai berlaku pada 1 September.

Sebagaimana dilaporkan sebelumnya oleh crypto.news, undang-undang tersebut mengizinkan investor yang memenuhi kualifikasi maupun yang tidak untuk membeli mata uang kripto melalui perantara resmi, dengan ketentuan akses yang berbeda.

Investor yang tidak memenuhi kualifikasi harus lulus penilaian pengetahuan sebelum dapat membeli mata uang kripto yang telah disetujui. Pembelian tahunan mereka dibatasi hingga 300.000 rubel melalui setiap perantara.

Investor yang memenuhi kualifikasi tidak dikenakan batasan pembelian serupa, meskipun mereka tetap harus memenuhi persyaratan pengujian yang berlaku.

Pihak regulator memilih Bitcoin, Ethereum, dan USDT untuk akses ritel berdasarkan kriteria yang mencakup riwayat perdagangan, likuiditas, dan kapitalisasi pasar.

 

Rusia Tetap Larang Kripto sebagai Alat Pembayaran

Aset digital kripto Bitcoin. (Foto by AI)

Rusia tetap melarang penggunaan kripto sebagai alat pembayaran untuk barang dan jasa domestik pada umumnya. Ketentuan terpisah mengizinkan transaksi lintas batas tertentu yang melibatkan mata uang digital.

Bursa tersebut sebelumnya telah mengonfirmasi lisensi penyelenggara perdagangan yang dimilikinya sudah mencakup layanan yang direncanakan ini, sehingga tidak memerlukan otorisasi tambahan.

Lembaga penyimpanan digital (digital depository) akan menangani penyimpanan kripto

Meskipun Moscow Exchange akan menyediakan sarana perdagangan, lembaga penyimpanan digital mitra akan memegang dan mencatat kepemilikan mata uang kripto milik nasabah.

Pembagian peran ini menyusul pendaftaran operator bursa mata uang kripto dan penyedia layanan penyimpanan digital pertama di Rusia pada Oktober.

Di antara pihak-pihak yang berpartisipasi lebih awal terdapat lembaga keuangan yang terafiliasi dengan Sberbank, VTB, dan T-Technologies, yang telah mempersiapkan layanan aset digital sesuai dengan undang-undang baru tersebut.

Blokhin menyatakan, para pelaku profesional sedang membangun sistem penyimpanan digital mereka dan menghubungkannya dengan infrastruktur bursa.

Perusahaan pialang akan memberikan akses perdagangan kepada nasabah, sementara lembaga penyimpanan akan mengelola catatan kepemilikan aset digital mereka.

Bursa tersebut mulai menguji transaksi pada awal Oktober. Saat itu, Blokhin mengatakan, uji coba akan terus berlangsung hingga peluncuran pada bulan Desember, seraya mengonfirmasi bahwa para peserta telah melakukan transaksi di dalam lingkungan pengujian tersebut.

Dalam konferensi Sabtu, ia menyebutkan, jumlah perusahaan yang berpartisipasi sudah mencukupi untuk peluncuran uji coba yang direncanakan.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya